Survei BI: Penjualan Eceran Oktober Meningkat; Konsumsi Masyarakat Terus Bertumbuh

730

(Vibiznews – Banking & Economy) – Melalui Survei Penjualan Eceran (SPE), Bank Indonesia (BI) merilis bahwa penjualan eceran meningkat pada Oktober 2019 dibandingkan dengan penjualan bulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Oktober 2019 yang tumbuh 3,6% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan IPR September 2019 sebesar 0,7% (yoy).

“Pertumbuhan penjualan eceran ditopang oleh penjualan pada kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau, serta kelompok Suku Cadang dan Aksesori,” demikian rilis Departemen Komunikasi BI Selasa ini (10/12).

Menurut BI, penjualan eceran diprakirakan tetap tumbuh positif, meskipun sedikit melambat pada November 2019. Hal ini terindikasi dari IPR November 2019 yang diprakirakan tumbuh 3,4% (yoy). Penjualan eceran yang tetap tumbuh positif tersebut didorong oleh penjualan kelompok Suku Cadang dan Aksesori, kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, serta kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau.

Selain itu, survei tersebut mengindikasikan tekanan kenaikan harga di tingkat pedagang eceran dalam tiga bulan mendatang diprakirakan akan menurun. Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) 3 bulan yang akan datang menurun menjadi 149,2 dari 153,1 pada bulan sebelumnya.

Analis Vibiz Research Center melihat masih bertumbuhnya IPR ini menunjukkan segmen konsumsi masyarakat yang masih terus bertumbuh. Sebagaimana diketahui, PDB Indonesia didominasi oleh komponen konsumsi, baik masyarakat maupun pemerintah. Kalaupun data nanti untuk bulan November menunjukkan pelambatan pertumbuhan, seperti prakiraan survey BI ini, kemungkinan data bulan berikutnya lagi –atau Desember- akan bertumbuh cepat kembali mengingat musim perayaan Natal dan Tahun Baru serta liburan. Artinya, ekonomi Indonesia di tingkat masyarakat masih terus bertumbuh.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here