Harga Emas Naik Karena Meningkatnya Ketidakpastian Pasar

183

(Vibiznews-Commodity) Harga emas dan perak naik moderat pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat pada hari Selasa kemarin. Metal “safe-haven” mengambil keuntungan dari pasar saham yang pada minggu ini mengalami penurunan minat beli karena meningkatnya ketidakpastian dari dua event kunci.

Emas berjangka bulan Februari terakhir naik $6.80 per ons pada $1,471.60. Harga perak Comex bulan Maret terakhir naik $0.068 pada $16.71 per ons.

Indeks saham Asia dan Eropa kebanyakan melemah dalam perdagangan “overnight”. Indeks saham AS mengarah turun pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Keengganan terhadap resiko menyelinap masuk pada awal minggu ini. Minggu depan, tanggal 15 Desember, adalah tenggat waktu bagi pengenaan tarif baru atas impor barang-barang Cina ke AS. Jika tarif baru tersebut diijinkan oleh Presiden Trump untuk berlaku efektif, maka perang dagang AS-Cina akan meningkat dan tidak akan ada kesepakatan parsial yang terlihat. Meningkatnya ketidakpastian pada saat tenggat waktu mendekat kemungkinan akan membuat partisipan pasar was-was sepanjang sisa dari minggu ini. Tidak ada konsensus akan apa yang akan terjadi sebelum hari Minggu, yang membuat pasar bahkan lebih berhati-hati.

Para trader dan investor juga sedikit cemas menjelang Federal Reserve’s Open Market Committee meeting (FOMC) yang dimulai sejak Selasa malam hingga Kamis pagi dengan sebuah pernyataan. Diperkirakan the Fed tidak akan membuat perubahan di dalam kebijakan moneternya. European Central Bank juga akan mengadakan pertemuan pada hari Kamis.

Hal kunci diluar pasar metal berharga adalah melemahnya indeks dolar AS. Sementara, harga minyak mentah Nymex melemah dan diperdagangkan disekitar $58.65 per barel.

Secara tehnikal, “bullish” maupun “bearish” memiliki kekuatan yang sama. Obyektif kenaikan harga emas adalah menembus “resistance” yang solid di $1,500.00 setelah terlebih dahulu melewati $1,475.00 dan kemudian $1,480.00. Sedangkan obyektif penurunan harga emas adalah menembus “support” yang solid di $1,453.10 setelah terlebih dahulu berhasil melewati $1.463.00 dan kemudian $1,456.60.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here