Harga Minyak Dunia Bergerak Stabil, Minyak WTI Amerika Masih Lemah

215

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak acuan internasional mulai  stabil pada perdagangan komoditas sesi Asia hari Kamis (12/12)  dengan suasana pasar beralih ke pernyataan OPEC memperkirakan defisit pasokan tahun depan. Sentimen ini berusaha meredam kesuraman perdagangan sebeumnya pasca  peningkatan   persediaan minyak mentah AS.

Namun untuk harga minyak mentah Amerika atau biasa disebeut minyak WTI masih melanjutkan kerugian perdagangan sebelumnya setelah EIA laporkan peningkatan pasokan minyak mentah yang melampaui perkiraan.

Harga minyak berjangka acuan internasional atau Brent  naik  0,02% menjadi 64,03 per barel  setelah tergelincir 1% pada perdagangan sebelumnya.   Demikian dengan harga minyak  mentah West Texas Intermediate turun 6 sen atau 0,10% menjadi $ 58,985 per barel, menyusul penurunan 0,8% pada sesi sebelumnya.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada hari Rabu mengatakan pihaknya sekarang memperkirakan defisit kecil di pasar minyak mentah  pada tahun depan, menunjukkan pasar lebih ketat daripada yang diperkirakan sebelumnya – bahkan sebelum perjanjian terbaru dengan produsen lain untuk membatasi pasokan mulai berlaku .

Perkiraan revisi oleh OPEC tersebut berlawanan  dari prediksi kekenyangan pasokan pada tahun 2020 karena pertumbuhan produksi minyak AS mulai melambat. Namun, inventaris AS terus meningkat. Stok minyak mentah pekan lalu naik secara tak terduga, memperoleh lebih dari 800.000 barel, dibandingkan dengan proyeksi  penurunan 2,8 juta barel.

Persediaan produk minyak bumi juga meningkat dengan stok bensin melonjak lebih dari 5 juta barel dan sulingan naik sedikit di atas 4 juta barel – dengan keduanya lebih dari harapan dua kali lipat.

Untuk pergerakan selanjutnya, harga minyak mentah berjangka WTI akan meluncur ke posisi support di 58,65 – 58,38.  Namun jika berbalik arah akan mendaki menuju posisi resisten di 58,95 – 59,45.

Jul Allens, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here