IHSG Jumat Pagi Menguat 0,6% ke 6180; Bursa Asia Kuat oleh Deal Dagang Fase 1

220

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir pekan Jumat pagi ini (13/12) terpantau menguat 0,65% atau 47,207 poin ke level 6.180,366 setelah dibuka naik ke level 6.181,055. IHSG menguat terdorong sentiment bursa regional dan global, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya menguat dengan para investor menantikan konfirmasi deal dagang fase satu.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau menguat 0,30% ke level Rp 13.983, dengan dollar AS di pasar uang Asia tampak amblas di pasar uang Asia ke level 5 bulan terendahnya setelah sempat rebound, ini tertekan dengan rilis perkembangan deal fase pertama nego dagang AS – China serta penguatan pound sterling dari hasil pemilu di Inggris. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.025.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 5 poin (0,86%) ke level 6.185. Indeks LQ45 juga naik 5 poin (0,15%) ke level 993. Pagi ini IHSG terpantau menguat 0,65% atau 47,207 poin ke level 6.180,366. Sementara LQ45 terlihat naik 1,06% atau 10,374 poin ke level 993,728.

Tercatat saat ini sebanyak 197 saham naik, 129 saham turun dan 132 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Jumat subuh ini berakhir menguat  setelah ada komentar dari White House bahwa AS sudah dekat dengan panandatanganan perjanjian fase 1 dengan China. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 2,43%, dan Indeks Hang Seng yang naik 1,95%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terdongkrak sentimen bursa regional dan global, sementara bursa regional Asia umumnya menguat dengan para investor menantikan konfirmasi deal dagang fase satu. Berikutnya IHSG nampaknya masih bisa menguat tetapi dengan tempo yang tertahan, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.274 dan 6.304. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.023, dan bila tembus ke level 5.939.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here