EUR/USD Berkurangnya Ketidakpastian, Kembalinya Volatilitas?

171

(Vibiznews-Forex) Suatu minggu yang sangat sibuk sempat mengangkat pasangan EUR/USD diperdagangkan dekat 4 bulan ketinggian di 1.1199. Tidak ada event besar yang mengecewakan yang memukul pasangan matauang ini.

Pertama, Federal Reserve AS yang mempertahankan tingkat bunga tetap tidak berubah, setelah tiga kali pemotongan. Namun Gubernur Powell memberikan sikap yang lebih “dovish” daripada yang diantisipasikan. Meskipun masih optimis mengenai perkembangan ekonomi, Powell menunjukkan bahwa inflasi yang lemah akan berarti tingkat bunga yang rendah yang lebih lama. Dolar AS mengalami tekanan dengan komentar dari Powell ini.

Kemudian, giliran Christine Lagarde yang memulai debutnya sebagai kepala ECB. Sebagaimana yang telah diperkirakan, ECB juga mempertahankan kebijakan moneternya tidak berubah, walaupun dia menyuarakan hal yang lebih optimis daripada pendahulunya, Mario Draghi. Pasar menyambut baik dan membuat EUR/USD naik lebih lanjut.

Dari medan perang dagang, Presiden Trump mengirimkan tweet bahwa AS dan Cina sama-sama sangat menginginkan kesepakatan perdagangan, laporan-laporan i dari outlet berita utama mengatakan tentang sudah sangat dekatnya kesepakatan perdagangan antara AS dengan Cina. Berita-berita terbaru kebanyakan melaporkan bahwa Presiden Trump telah menandatangani persetujuan tahap pertama, namun dari Cina muncul berita-berita yang menunjukkan bahwa Cina belum menerima kesepakatan perdagangan. Ditambah lagi tweet dari Presiden Trump yang menyangkal cerita mengenai tarif dengan mengatakan itu sebagai berita bohong. Walaupun demikian, pejabat dari China’s State Council Information Office, mengumumkan bahwa mereka setuju dengan AS dalam konteks fase pertama kesepakatan perdagangan. Wakil menteri perdagangan Cina mengumumkan bahwa AS akan memfollow-up janjinya untuk membatalkan tarif berdasarkan basis fase pertama. Sentimen pasar yang sudah jatuh kembali bangkit meskipun cerita masih jauh dari selesai.

Sementara itu di Inggris, partai Konservatif menang mutlak, dengan Perdana Menteri Boris Johnson mengamankan 364 kursi, membuka pintu untuk Brexit diselesaikan pada akhir dari Januari 2020 dan ini mengangkat sentimen pasar lebih jauh.

Ketidakpastian masih jauh dari selesai, namun paling tidak kesepakatan perdagangan fase pertama antara AS dengan Cina dan hasil pemilu Inggris telah banyak membuatnya berkurang. Hal ini seharusnya membawa kepada kenaikan volatilitas “intraday”, mungkin tidak dalam minggu-minggu ini karena pasar sedang memasuki sentimen liburan, namun menunjukkan permulaan yang baik untuk 2020.

Secara tehnikal EUR/USD masih cenderung “bullish” meskipun tidak kuat. “Support” terdekat berada di 1.1093 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1065 dan kemudian 1.0991. Sedangkan “resistance” terdekat berada pada 1.1167 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1213 dan kemudian 1.1287.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here