Harga Karet di TOCOM Turun Dari Harga Tertinggi 6 Bulan

1119

(Vibiznews – Commodity) – Harga karet pada awal minggu di TOCOM mengalami penurunan dari harga tertinggi 6 bulannya pada hari Jumat.

Harga karet alam di TOCOM turun karena profit taking setelah naik ke tertinggi 6 bulan pada hari Jumat. Turunnya harga karet di TOCOM mengikuti turunnya harga di Shanghai Futures Exchange.

Harga karet alam Mei di Jepang turun 0.2% menjadi 199.4 yen (129.3 rupees) per kg, sempat naik ke tertinggi 6 bulan di 204.7 yen pada hari Jumat.

Harga karet RSS-3 di Thailand turun 13 sen menjadi $162.80 per 100 kg. Di Malaysia harga SMR-20 turun $2.85 menjadi $147.10 per 100 kg.

Berbeda dengan harga karet di Jepang, harga karet di India masih naik  pada  awal minggu, Harga karet di Indian Commodity Exchange naik ke tertinggi 3 bulan menjadi 13,630 rupees per 100 kg, mengikuti kenaikan harga karet alam di pasar spot di Kerala. Kenaikan harga dari karet alam di Kerala karena kenaikan dari permintaan dari pedagang karena perkiraan turunnya produksi domestik.

Rubber Board dari India mengurangi perkiraan produksi di 2019/20 menjadi 730,000 dari 750,000 ton sebelumnya.

Perkiraan permintaan RSS-4 dijual 133 rupees per kg, naik 1 rupee dari Sabtu . Rubber Board Data memperlihatkan harga tidak berubah di dua pasar 132.50 rupees perkg. Turunnya harga di TOCOM menyebabkan kenaikan tinggi di pasar domestik terhenti.

Permintaan dari karet alam dunia mencapai 14 juta ton tahun lalu, dengan 92% dari jumlah ini diproduksi oleh 6 juta petani di Asia Tenggara dan Afrika. Harga karet yang rendah membuat tekanan bagi petani dan lingkungan alam dimana mereka bekerja, sehingga banyak yang meninggalkan industry karet ini.

Import karet Alam Cina mengalami kenaikan berdasarkan data yang dikeluarkan General Administration of Custom pada 8 Desember memperlihatkan import Cina untuk karet alam dan sintetis termasuk latex di bulan Nopember sebesar 636,000 ton kenaikan 27.2% dari 500,000 ton di bulan Oktober dan namun masih turun 5.6% dari 664,000 ton pada periode yang sama tahun lalu.

Dari Januari sampai Nopember impor Cina untuk karet alam dan karet sintetis termasuk latex sebesar 5,848,000 ton penurunan 7.8% dari tahun lalu pada periode yang sama.

Loni T / Analyst Vibiz Research Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here