Inflasi November Inggris Stabil; Posisi Terendah 3 Tahun

348

(Vibiznews – Economy & Business) Inflasi Inggris tetap stabil pada level terendah tiga tahun pada November, nyaman di bawah target 2% Bank of England menjelang pengumuman suku bunga berikutnya pada hari Kamis, demikian data resmi menunjukkan.

Harga konsumen mencapai 1,5% pada tingkat tahunan untuk bulan kedua setelah sebelumnya terjadi angka yang sama di bulan November, Kantor Statistik Nasional (ONS) mengatakan pada hari Rabu, sedikit lebih kuat dari perkiraan median untuk kenaikan 1,4% dalam jajak pendapat para ekonom Reuters.

BoE mengatakan bulan lalu bahwa inflasi mungkin akan turun menjadi 1,25% pada awal 2020 karena pembatasan harga energi dan air, tetapi kemungkinan akan kembali di atas target 2% dalam waktu sekitar tiga tahun.

Bulan lalu dua pejabat yang memilih untuk memotong suku bunga mengutip tanda-tanda pendinginan di pasar tenaga kerja Inggris, dan Komite Kebijakan Moneter secara keseluruhan terdengar berhati-hati tentang prospek saat ekonomi global melambat.

ONS menyatakan tingkat inflasi utama tetap stabil dengan harga naik di berbagai barang dan jasa seperti coklat, tiket konser dan paket liburan, diimbangi dengan penurunan biaya hotel dan harga rokok naik secara substansial lebih lambat dari waktu ini tahun lalu.

Ukuran inflasi inti, yang tidak termasuk energi, bahan bakar, alkohol dan tembakau, tetap stabil di 1,7% pada bulan November, seperti yang diperkirakan.

Harga yang dibebankan oleh pabrik-pabrik Inggris untuk produk-produk mereka naik 0,5% YoY di bulan November, kenaikan terkecil sejak Juli 2016.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here