Fundamental Forex 19 Desember : Ketidakpastian Politik Amerika Jadi Sentimen Negatif

261

(Vibiznews – Forex) – Rally dua hari dolar AS terhadap rival utamanya ditutup setelah Dewan Perwakilan Rakyat AS memilih untuk memakzulkan Presiden Trump pada dua kesalahan yaitu karena penyalahgunaan kekuasaan Trump menghalangi penyelidikan Kongres.

Pemakzulan Trump memicu ketidakpastian politik AS dan meningkatkan  permintaan tempat berlindung yang aman seperti emas dan mata uang yen. Selain itu, kekhawatiran Hard Brexit dan front perdagangan AS-China ikut  membebani suasana pasar. Sehingga terpantau imbal hasil Treasury turun hampir 1% dan indeks S&P Futures bergerak negatif.

Disisi forex sesi Asia, Aussie mengungguli dan rally hampir 30-pips mengikuti data pekerjaan Australia yang optimis sementara NZDUSD gagal untuk mendapatkan keuntungan dari angka pertumbuhan Selandia Baru yang lebih baik.

Poundsterling diperdagangkan sedikit datar di bawah 1,3100 menjelang pengumuman kebijakan moneter BOE, pidato Ratu dan juga rilis data Penjualan Ritel Inggris. UK Press melaporkan bahwa PM Johnson berencana untuk menurunkan suku bunga untuk usaha kecil di Queen’s Speech.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama sedang melemah  0,09% pada 97,31, setelah sempat menanjak ke posisi 97.42.  Demikian juga dengan indeks dolar berjangka  turun 0,06 persen ke posisi 96,90.

Jul Allens, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here