Preview: GDP AS Kuartal Ke 3, Stabil Menuju Akhir Tahun.

325

(Vibiznews – Economy & Business) The Bureau of Economic Analysis (BEA) Amerika Serikat, suatu divisi dari Departemen Perdagangan Amerika Serikat akan merilis revisi kedua (rilis ketiga) dari Gross Domestic Product (GDP) AS kuartal ketiga pada malam hari ini.

Angka rilis kedua dari GDP kuartal ketiga AS mengejutkan pasar dengan kenaikan menjadi 2.1% pertumbuhan setahun – lebih baik daripada yang pertamakalinya di laporkan sebesar 1.9%. Pasar memperkirakan revisi kedua GDP AS yang akan keluar pada malam hari ini tidak akan berubah, tetap pada angka 2.1%.

Dengan pertikaian perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina dan Brexit bergerak menuju kepada akomodasi sebaliknya dari konfrontasi, the Fed akan merasa diyakinkan bahwa perkiraan dan pernyataan mereka adalah benar. Di dalam perkiraannya pada bulan Oktober, bank sentral Amerika Serikat ini memperkirakan bahwa resiko global telah berkurang.

Bagi pasar, baik pasar saham, maupun matauang dan kredit, kedua persetujuan ini – perang dagang AS-Cina dan Brexit, telah diperhitungkan masuk di dalam penghitungan harga pada bulan-bulan sebelum hal ini terjadi.

Bagian yang lebih sulit adalah menilai seberapa besar efek ekonomi dari kesepakatan antara Amerika Serikat dengan Cina dan aktifitas ekonomi global.

Dengan Amerika Serikat mengarah kepada pertumbuhan 2.4% pada tahun ini, termasuk perkiraan GDPNow dari Fed Atlanta sebesar 2.3% untuk kuartal keempat, maka tahun 2020 akan dimulai dengan pijakan yang lebih kuat.

Dengan melemahnya dolar AS karena keamanan perdagangan dunia, “greenback” memerlukan bantuan untuk bisa memasuki kuartal pertama tahun 2020 dengan tetap mempertahankan levelnya. Angka ekspansi ekonomi Amerika Serikat – yang diukur dengan GDP AS – pada kuartal ketiga yang lebih kuat daripada yang diperkirakan pastinya akan sangat menolong.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here