Harga Gula Turun Peningkatan Produksi Gula

359

(Vibiznews – Commodity) –  Harga gula turun setelah laporan melimpahnya persediaan karena meningkatnya produksi gula Rusia.

Harga gula Maret di New York turun  1 sen (0.07%) menjadi $13.53 per pound dan harga gula di London tidak berubah.

Harga gula turun pada hari Senin karena melimpahnya persediaan gula setelah IKAR Rusia mengatakan bahwa produksi gula Rusia (Agt – Juli ) 2019/20 naik mencapai rekor 7.4 MMT dan ekspor gula Rusia di 2019/20 naik mencapai rekor 1 MMT.

Harga gula New York sempat naik ke tertinggi satu minggu pada hari Jumat dan harga gula London naik 13 ¾ bulan tertinggi karena persediaan gula sedikit. Conab melaporkan pada 19 Desember produksi gula Brazil 2019/20  turun 5.3% menjadi 30.1 MMT dari perkiraan Agustus 31.8 MMT. Juga Unica pada 20 Desember melaporkan bahwa produksi gula Brazil sampai pertengahan Desember naik 92.4% dari tahun lalu menjadi 33,000 MT dibanding 432,000 MT pada tahun lalu dengan periode yang sama.

Kurs Real Brazil meningkat 0.69% pada hari Senin mencapai 1 ½ bulan tertinggi terhadap dolar. Penguatan real membuat penjualan export berkurang karena harga gula menjadi lebih mahal bagi pembeli luar negeri.

Harga minyak mentah juga meningkat membuat harga gula juga meningkat. Harga minyak mentah naik ke 3 ½ bulan tertinggi pada hari Senin. Meningkatnya harga minyak mentah membuat harga etanol naik dan pabrik penggilingan tebu di Brazil lebih memilih membuat etanol dibanding gula sehingga persediaan gula menjadi sedikit.

Analisa tehnikal untuk gula dengan support pertama di $13.40 dan berikut ke $13.20 sedangkan resistant pertama di $13.70 dan berikut ke $13.80.

Loni T / Analyst Vibiz Research Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here