Serangan Profit Taking Merugikan Bursa Amerika, Saham Emas Berkilau

399

(Vibiznews – Index) – Perdagangan saham awal pekan terakhir tahun 2019 di bursa Amerika tidak melanjutkan rekor penutupan tinggi yang dicapai pekan lalu, semua indeks utama alami profit taking dan anjlok cukup signifikan. Selain itu aktivitas perdagangan relatif tenang jelang libur Tahun Baru.

Akhir sesi pada Selasa (31/12), indeks Dow Jones turun 183,12 poin atau 0,6 persen menjadi 28.462,14, indeks Nasdaq turun 60,62 poin atau 0,7 persen menjadi 8.945,99 dan indeks S&P 500 turun 18,73 poin atau 0,6 persen menjadi 3.221,29.

Meskipun terdapat beberapa rilis data yang positif, tidak mampu menahan aksi pasar melakukan profit taking cukup banyak. Sebuah laporan yang dirilis oleh National Association of Realtors menunjukkan penjualan rumah yang tertunda di AS rebound pada bulan November. Indeksnya  melonjak 1,2 persen menjadi 108,5 pada November setelah jatuh dengan revisi 1,3 persen pada Oktober.

Sebelumnya MNI Indicators melaporkan barometer bisnis Chicago naik ke 48,9 pada Desember dari 46,3, tetapi angka di bawah 50 masih menunjukkan kontraksi dalam aktivitas bisnis regional.

Melihat pergerakan saham secara sektoral, saham-saham bioteknologi menghasilkan kinerja terburuk dengan Indeks Bioteknologi Arca NYSE turun sebesar 1,2 persen. Saham perangkat lunak dan semikonduktor juga bergerak negatif, namun saham emas bergerak tajam lebih tinggi di tengah kenaikan moderat oleh harga logam mulia.

Jul Allens, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here