EUR/USD Mempertahankan Keuntungannya Ditengah Aksi Ambil Untung USD

300

(Vibiznews-Forex) EUR/USD diperdagangkan mendekati 1.12 dengan “greenback” kehilangan keuntungan yang dinikmati setelah pembunuhan jendral Iran Suleimani. Sementara PMI Jasa zona euro mengatasi dari yang diperkirakan.

Setelah pembunuhan atas Qassem Suleimani, jendral top Iran, ketegangan di Timur Tengah tetap tinggi. Presiden AS Donald Trump telah mengancam Iran dengan “serangan yang tidak proporsional” dan para trader EUR/USD berhati-hati akan pergerakan selanjutnya. Dolar AS yang “safe-haven” tetap di dalam permintaan sementara harga minyak naik tinggi. Harga minyak yang naik tinggi dan perang terbuka bisa memukul ekonomi global.

Trump juga mengancam Irak dengan sanksi-sanksi, setelah parlemen dari negara yang tercabik dengan perang itu meloloskan undang-undang yang meminta keluarnya pasukan Amerika Serikat dari teritorinya. Pembunuhan terhadap Suleimani terjadi di bandara udara Baghdad dimana jendral tersebut dilaporkan sedang dalam perjalanannya untuk bertemu dengan Perdana Menteri Irak. Teheran masih akan berespon secara militer, namun sudah mengumumkan akan meninggalkan semua batasan sehubungan dengan kesepakatan nuklir – JCPOA yang memang sudah berantakan sejak ditinggalkan oleh Washington pada tahun 2018.

Sementara itu diluar Timur Tengah, “greenback” menderita pukulan pada hari Jumat setelah PMI Manufaktur ISM AS melemah terburuk sejak tahun 2009. Terlebih lagi angka ini dipakai sebagai peringatan menjelang keluarnya Non-Farm Payrolls pada hari Jumat yang akan datang.

Secara keseluruhan, “bearish” masih memimpin. “Support” terdekat menunggu di 1.1145 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1125 dan kemudian 1.1105. Sedangkan “resistance” terdekat menunggu di 1.1180 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1200 dan kemudian 1.1230.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here