GBP/USD Memanjat Keatas 1.31 Ditengah Melemahnya USD & Bagusnya PMI Inggris

340

(Vibiznews-Forex) GBP/USD diperdagangkan diatas 1.31 sementara berita-berita ketegangan Timur Tengah mendominasi dengan “greenback” turun dari ketinggiannya. Angka PMI Jasa Inggris yang final mengatasi dari yang diperkirakan dengan 50 poin.

Tahun baru dimulai dengan kejutan yang besar – dan suatu perubahan, dimana Brexit tergeser dari kursi penggerak harga. Dolar AS kehilangan sebagian dari keuntungannya sehubungan dengan terbunuhnya jendral Iran Qassem Suleimani dengan para trader melakukan aksi ambil untung.

“Greenback” yang “safe-haven” yang sebelumnya mengalami kenaikan karena ketakutan akan memanasnya perang. Penurunan dolar AS saat ini kelihatannya hanyalah suatu koreksi, karena ketegangan tetap tinggi. Teheran telah mengumumkan akan meninggalkan semua batasan yang dibuat sejak kesepakatan nuklir dan bersumpah untuk membalas kematian Suleimani. Instalasi minyak Saudi dan tanker-tanker yang lewat Selat Hormuz kemungkinan akan menghadapi resiko.

Presiden AS Donald Trump telah mengancam Iran dengan “serangan yang tidak proporsional” dan para trader EUR/USD berhati-hati akan pergerakan selanjutnya. Dolar AS yang “safe-haven” tetap di dalam permintaan sementara harga minyak naik tinggi. Harga minyak yang naik tinggi dan perang terbuka bisa memukul ekonomi global.

Trump juga mengancam Irak dengan sanksi-sanksi, setelah parlemen dari negara yang tercabik dengan perang itu meloloskan undang-undang yang meminta keluarnya pasukan Amerika Serikat dari teritorinya. Pembunuhan terhadap Suleimani terjadi di bandara udara Baghdad dimana jendral tersebut dilaporkan sedang dalam perjalanannya untuk bertemu dengan Perdana Menteri Irak.

Diluar Timur Tengah, keuntungan dari matauang AS juga terpukul oleh buruknya PMI Manufaktur yang jatuh ke level paling buruk sejak tahun 2019. Industri sedang berjuang di seluruh dunia, sementara PMI menunjukkan bahwa sektor jasa melanjutkan pertumbuhannya.

PMI Jasa Inggris muncul di 50 poin – suatu perbaikan dari angka semula 49. Meskipun demikian angka yang lebih baik daripada yang diperkirakan ini membantu mendorong naik Poundsterling.

“Resistance” terdekat berada 1.3150 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3200 dan kemudian 1.3285. Sedangkan “support” terdekat berada pada 1.3050 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3010 dan kemudian 1.2950.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here