Ketakutan Perang AS-Iran Pudar, Bursa Amerika Cetak Untung

614

(Vibiznews – Index) – Setelah sempat menunjukkan kerugian lanjutan  pada awal perdagangan, bursa saham Amerika yang ditutup beberapa saat lalu Selasa (07/01/2020)  rebound dan naik cukup signifikan.  Aksi jual saham pasca ketegangan geopolitik di Timur Tengah terhenti oleh optimisme pasar kondisi tersebut tidak pengaruhi ekonomi dunia secara luas.

Terpantau di bursa Wall Street, indeks Dow Jones naik 68,50 poin atau 0,2 persen menjadi 28.703,38, indeks Nasdaq naik 50,70 poin atau 0,6 persen menjadi 9.071,47 dan indeks S&P 500 naik 11,43 poin atau 0,4 persen menjadi 3.246,28. Kelemahan awal  sesi terjadi  oleh sentimen meningkatnya ketegangan geopolitik  setelah berkontribusi terhadap penurunan tertinggi akhir pekan lalu.

Washington dan Teheran terus terlibat dalam perang kata-kata yang meningkat setelah pembunuhan komandan militer Iran Iran Qasem Soleimani di AS dalam serangan udara minggu lalu. Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei bersumpah  balas dendam berat  terhadap AS, sedangkan Presiden Donald Trump mengancam akan membalas terhadap setiap serangan terhadap aset Amerika atau negara Amerika.

Sementara itu, Trump juga mengancam akan menjatuhkan sanksi keras terhadap Irak setelah parlemennya mengeluarkan resolusi yang menyerukan pasukan AS untuk keluar meninggalkan negara itu.

Tekanan jual menyusut tak lama setelah dimulainya perdagangan, karena investor tampak optimis bahwa gangguan tidak akan berarti banyak dan bahwa ketegangan pada akhirnya akan mereda tanpa dampak besar pada ekonomi global. Kurangnya data ekonomi utama AS juga membuat kurangnya arah yang kuat.

Secara sektoral, saham sektor energi bergerak signifikan lebih tinggi pada hari itu karena harga minyak mentah  mencapai level tertinggi sejak April. Karenaya  Philadelphia Oil Service Index dan NYSE Arca Oil Index masing-masing naik 1,4 persen dan 1,2 persen.

Kekuatan saham juga terlihat di antara saham-saham bioteknologi, sebagaimana tercermin oleh kenaikan 1 persen  NYSE Arca Biotechnology Index. Di sisi lain, saham tembakau dan semikonduktor tetap kuat di wilayah negatif meskipun terjadi pemulihan hampir di semua sektor.

Jul Allens, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here