Larangan Impor India Memicu Kenaikan Harga Minyak Sawit

288

(Vibiznews – commodity) – Larangan impor India untuk refined palm oil  dan konflik Iran dan US membuat harga minyak sawit meningkat kembali.

Harga minyak sawit Malaysia naik 72 ringgit atau 2.4% menjadi 3,113 ringgit (USD 761.50) per kg.

Kenaikan ini adalah yang tertinggi setelah 5 sesi . India  mengumumkan pada hari Rabu akan melarang  impor refined palm oil dan palmolein dari Malaysia karena kritik PM Malaysia tentang aksi India ke Kashmir dan hukum kewarganegaraan yang baru.

Larangan ini akan membuat Malaysia kehilangan pasar dari refined palm oil dan akan meningkatkan perang harga dengan saingannya Indonesia yang  harganya selalu bersaing.

Harga minyak kedelai naik 2.6% sedangkan harga minyak sawit turun 0.03% di Dailan sedangkan harga minyak kedelai di CBOT naik 0.2%.

Persediaan minyak sawit Malaysia turun 8.5% dari Nopember ke terendah 27 bulan, karena cuaca kering dan sedikitnya pupuk.

Indonesia adalah negara penghasil 85% dari produksi minyak sawit global. Sementara itu minyak sawit adalah ekspor pertanian yang terbesar dari Malaysia 2.8% dari GDP dan 4.5% dari total ekspor.

Diperkirakan ekspor Malaysia akan turun dari akhir Januari setelah kontrak penurunan bea masuk berakhir.

Loni T / Analyst Vibiz Research Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here