Rekor Penjualan Rumah Termahal di Dunia, Mansion di London Laku Rp3,2 Triliun

1018
Source: Bloomberg

(Vibiznews – Business & Property) – Seorang konlomerat properti China disebutkan siap memecahkan rekor harga rumah di London dengan pembelian sebuah rumah mewah 45 kamar di Knightsbridge dengan harga lebih dari 200 juta pound ($ 262 juta, atau Rp 3,2 triliun).

Dilansir dari Bloomberg baru-baru ini (10/01), Home Office swasta Cheung Chung Kiu telah setuju untuk membeli rumah mewah di 2-8a Rutland Gate, menghadap Hyde Park, kata seorang jurubicara dalam pernyataan emailnya. Kesepakatan itu akan menjadi titik terang bagi pasar properti mewah di Ibukota Kerajaan Inggris yang hampir mati. Ini juga disebutkan sebagai pertanda bahwa orang kaya dunia sedang terpikat oleh pound yang melemah ketika Brexit, lepasnya UK dari Uni Eropa, semakin dekat.

Harga jual yang disepakati adalah senilai 210 juta pound, menurut info seseorang untuk transaksi ini yang belum dipublikasikan. Ini akan menjadi harga jual yang tertinggi untuk sebuah rumah di Inggris, melampaui angka £ 140 juta yang pernah dilaporkan untuk harga rumah pedesaan di Oxfordshire pada hampir satu dekade yang lalu.

Menurut Bloomberg, ini juga akan menjadi satu kesepakatan termahal di dunia, melampaui nilai $ 238 juta yang telah dibayar Ken Griffin, pendiri perusahaan hedge-fund Citadel, pada tahun lalu untuk membeli sebuah penthouse di Manhattan, New York.

Belum ada keputusan apakah properti tersebut akan tetap menjadi rumah tunggal atau dikonversi menjadi apartemen mewah. Berdasarkan harga jual proyek Peninsula London di lokasi dekatnya, pembangunan kembali gedung yang mengubahnya menjadi apartemen bisa menaikkan nilai gedung hingga 700 juta pound.

Pemilik Cheesegrater

Cheung adalah founder and chairman dari CC Land Holdings Ltd., perusahaan properti yang terdaftar di Hong Kong dan sebagian besar berinvestasi di China Barat, selain telah aktif di Inggris sejak 2016. Di Inggris, CC Land terkenal karena membeli gedung pencakar langit “Cheesegrater”, sebelumnya dikenal sebagai Leadenhall Building, di distrik finansial London. Broker pembelian rumah di Knightsbridge tersebut adalah Beauchamp Estates.

Properti tersebut, berlokasi dekat dengan perumahan mewah terkenal London One Hyde Park dan department store Harrods, diinfokan pernah menjadi rumah dari Rafic Hariri, mantan PM Lebanon, yang dibunuh pada tahun 2005. Pernah juga properti ini berfungsi sebagai rumah di London bagi Pangeran Sultan bin Abdulaziz Al Saud, putra mahkota Arab Saudi (almarhum).

Elie Chamat, co-founder dari Decisive Wealth SA, wealth manager Swiss yang mengelola properti atas nama pewaris almarhum putra mahkota, mengatakan penjualan tersebut menunjukkan para investor bersedia mengadu untung pada kenaikan harga properti Inggris dan ketahanan pound. Kesepakatan itu penting, “terutama karena kita tahu betapa sulitnya pasar perumahan kelompok nilai sangat tinggi (super-high-value),” katanya melalui email kepada Bloomberg. Sementara itu, Kedutaan Besar Saudi di London tidak menanggapi permintaan komentar melalui email.

Rumah warna putih tujuh lantai itu menyediakan ruang seluas 62.000 kaki persegi (5.760 meter persegi), atau setara dengan 7% lebih luas lapangan sepak bola Amerika. Awalnya dibangun pada tahun 1830-an sebagai teras dari empat townhouse, tetapi pada pertengahan 1980-an teras ini direnovasi menjadi sebuah istana pribadi gaya Italia.

Rumah ini memiliki serangkaian kamar megah, dengan jendela anti peluru, beberapa lift penumpang, kolam renang, spa pribadi, gimnasium, serta parkir bawah tanah.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here