Rupiah Awal Pekan Melompat 0,76% ke Rp13.668/USD; Mencapai 23 Bulan Terkuatnya

144
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Senin sore ini (13/01), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau terus melejit kuat, semakin perkasa dari sesi paginya, bertengger di sekitar level 23 bulan tertingginya sejak Februari 2018, sementara dollar AS di pasar Eropa agak flat setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS petang ini menguat tajam 0,76% ke level Rp 13.668 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 13.773.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 13.745, kemudian bergerak kuat ke Rp13.668, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 13.668. Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar tampak melandai di pasar uang Eropa setelah terkoreksi karena kalah dengan safe haven currencies lainnya oleh memanasnya geopolitik dengan AS menambahkan sanksi ekonomi ke Iran.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini flat ke level 97,36, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 97,36.

Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi kedua, terpantau menguat 0,34% atau 21,626 poin ke level 6.296,567, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya balik menguat dipimpin region China sembari menantikan kesepakatan damai dagang phase one AS – China.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini lanjut melemah, dengan dollar di pasar Asia agak melemah. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 13.645 – Rp 13.870.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here