Harga Minyak Naik Menjelang Penandatanganan Kesepakatan Dagang AS-China

265

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak naik pada hari Selasa (14/01), menghentikan penurunan empat hari berturut-turut menantikan penandatangan kesepakatan dagang fase satu Amerika Serikat dan China.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS naik 32 sen atau 0,4% pada $ 58,40 per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 43 sen, atau 0,67%, pada $ 64,63 per barel pada 1036 GMT.

Prospek permintaan minyak didukung menjelang penandatanganan perjanjian perdagangan Fase 1 AS-China di Gedung Putih, Rabu, yang menandai langkah besar dalam mengakhiri sengketa yang telah memangkas pertumbuhan global dan mengurangi permintaan terhadap minyak.

China telah berjanji untuk membeli lebih dari $ 50 miliar pasokan energi dari Amerika Serikat selama dua tahun ke depan, menurut sebuah sumber yang menjelaskan tentang kesepakatan perdagangan.

Terlepas dari perang perdagangan, impor minyak mentah China pada 2019 melonjak 9,5% dari tahun sebelumnya, mencetak rekor untuk tahun ke 17 berturut-turut, karena pertumbuhan permintaan dari kilang yang dibangun tahun lalu mendorong pembelian oleh importir utama dunia, data menunjukkan.

Mengurangi kekhawatiran kemungkinan gangguan pasokan sebagai akibat dari ketegangan di Timur Tengah namun keuntungan terbatas.

Menteri energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman mengatakan negaranya akan bekerja untuk stabilitas pasar minyak pada saat ketegangan AS-Iran meningkat.

Dia juga mengatakan masih terlalu dini untuk membicarakan apakah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC +, akan melanjutkan pembatasan produksi yang akan berakhir pada bulan Maret.

Secara terpisah, persediaan minyak mentah AS diperkirakan telah jatuh minggu lalu, sebuah jajak pendapat pendahuluan menunjukkan pada hari Senin.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak berpotensi naik menjelang penandatanganan kesepakatan dagang AS-China. Harga diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $ 58,90-$ 59,40. Namun jika turun akan bergerak dalam kisaran Support $ 57,90-$ 57,40.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here