Emas Tertekan Dengan Sedikitnya Keengganan Terhadap Resiko Pada Saat Ini

275

(Vibiznews-Commodity) Harga emas yang “safe-haven” kembali turun pada pertengahan perdagangan sesi Amerika Serikat hari Selasa kemarin. Sikap para trader dan investor yang semangat, terus bekerja melawan pasar metal berharga. Pasar saham global mengalami “rally” termasuk indeks saham AS yang menyentuh rekor ketinggian semalam.

Emas berjangka bulan Februari terakhir turun $7.60 per ons pada $1,543.00. Harga perak Comex bulan Maret menyentuh kerendahan selama tiga minggu dan terakhir turun $0.251 pada $17.75 per ons.

Sepanjang pasar saham global mengalami rally, pasar emas dan perak akan terus harus berjuang. Suasana geopolitik yang telah tenang beberapa hari yang lalu telah membuat pergerakan naik pasar saham bertambah berani.

Pasar pada hari ini sedang fokus kepada kesepakatan perdagangan parsial antara AS dengan Cina yang diskedulkan untuk ditandatangani pada hari ini di Washington D.C. Kesepakatan perdagangan ini diperkirakan akan mendorong pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2020 ini. Cina pada hari Selasa melaporkan bahwa ekspornya pada tahun 2019 hanya bertumbuh 0.5% dibandingkan dengan pertumbuhan sebesar 10% pada tahun 2018, sebagai akibat dari perang dagang dengan Amerika Serikat yang merusak ekonomi Cina. Impor Cina turun 2.8% pada tahun 2019 dibandingkan dengan kenaikan 16% pada tahun 2018.

Yuan Cina terapresiasi ke level tertingginya terhadap dolar AS sejak musim panas yang lalu, setelah Amerika Serikat pada hari Senin mengumumkan Cina tidak lagi berada di dalam daftar dari manipulator matauang.

Hal lain diluar pasar metal berharga kemarin adalah menguatnya harga minyak mentah dan diperdagangkan disekitar $58.50 per barel. Indeks dolar AS naik sedikit pada pertengahan perdagangan kemarin.

Secara keseluruhan, pergerakan naik emas masih memiliki keuntungan tehnikal jangka pendek namun pergerakan naik ini sedang memudar dan perlu mendapatkan tenaga baru segera. Obyektif kenaikan harga emas selanjutnya adalah menembus “resistance” yang solid di $1,571.70 setelah berhasil melewati $1,550.00 dan kemudian $1,563.10. Sedangkan obyektif penurunan harga emas selanjutnya adalah menembus “support” yang solid di $1.525.00 setelah terlebih dahulu berhasil melewati $1.536.40 dan kemudian $1,530.00.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here