EUR/USD Jatuh Ke Arah 1.11 Karena Menguatnya USD Ditengah Berita Perdagangan.

255

(Vibiznews-Forex) EUR/USD memperpanjang penurunannya dan diperdagangkan dekat 1.11 dengan “greenback” kembali mendapatkan pijakannya. Angka inflasi AS muncul sesuai dengan yang diperkirakan di 2.3% dan optimisme kesepakatan perdagangan AS-Cina mendominasi.

Pasangan matauang EUR/USD kehilangan pijakannya pada hari Selasa kemarin, walaupun masih terbatas dalam rentang yang ketat. Pasangan matauang ini sempat menyentuh ketinggian 1.1146 pada hari Senin, namun tidak berhasil naik lebih lanjut, meskipun ada sentimen yang bagus yang mendominasi pada perdagangan sesi Asia. Sentimen yang positip ini memudar selama jam perdagangan London.

Berita-berita menunjukkan bahwa komisioner perdagangan Uni Eropa Phil Hogan sedang erada di Washington kemarin untuk bertemu dengan representatif perdagangan Robert Lighthizer untuk mendinginkan hubungan perdagangan diantara kedua negara setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan membalas pengenaan pajak Perancis atas perusahaan-perusahaan AS. Selain itu, Gedung Putih juga mengumumkan akan memasukkan Switzerland ke dalam daftar manipulator matauang yang harus diawasi.

Dari Amerika Serikat, angka inflasi AS muncul sesuai dengan yang diperkirakan di 2.3% dan optimisme kesepakatan perdagangan AS-Cina mendominasi. Pasar pada hari ini sedang fokus kepada kesepakatan perdagangan parsial antara AS dengan Cina yang diskedulkan untuk ditandatangani pada hari ini di Washington D.C. Kesepakatan perdagangan ini diperkirakan akan mendorong pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2020 ini. Amerika Serikat pada hari Senin mengumumkan Cina tidak lagi berada di dalam daftar dari manipulator matauang. Hal yang sangat diterima dengan baik oleh para investor.

“Support” terdekat menunggu di 1.1090 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1065 dan kemudian 1.1020. Sedangkan “resistance” terdekat menunggu di 1.1145 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1180 dan kemudian 1.1220.

 

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here