Harga Minyak Pulih Dari 6 Hari Terpuruk Oleh Bargain Hunting

229

(Vibiznews – Commodity) – Setelah 5 hari berturut terpuruk, akhirnya harga minyak naik pada akhir perdagangan sesi Amerika Rabu (15/01/2020) oleh aksi bargain hunting meski dengan volume yang tipis. Sentimen pasar dipengaruhi oleh persiapan  Amerika Serikat dan Cina  untuk menandatangani kesepakatan fase satu dan meredanya  ketegangan di Timur Tengah.

Harga minyak mentah Brent yang merupakan acuan internasional naik 31 sen  atau 0,5%, diperdagangkan pada $ 64,51 per barel. Demikian harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS naik 15 sen atau 0,3% menjadi $ 58,23 per barel. Aksi bargain hunting terjadi pasca harga WTI turun ke level terendah lebih dari lima minggu di $ 57,72.

Prospek permintaan minyak didukung oleh penandatanganan yang diharapkan dari perjanjian perdagangan Fase 1 AS-China pada hari Rabu, menandai langkah besar dalam mengakhiri perselisihan yang telah memotong pertumbuhan global dan mengurangi permintaan untuk minyak.

China telah berjanji untuk membeli lebih dari $ 50 miliar pasokan energi dari Amerika Serikat selama dua tahun ke depan. Meskipun terjadi perselisihan perdagangan, impor minyak mentah China pada 2019 melonjak 9,5% dari tahun sebelumnya, mencetak rekor untuk tahun ke 17 berturut-turut karena pertumbuhan permintaan dari kilang baru mendorong pembelian oleh importir utama dunia.

Kemudian pergerakan naik dibatasi oleh kekhawatiran tentang kemungkinan meredanya gangguan pasokan karena penurunan ketegangan di Timur Tengah. Menteri energi Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Salman, mengatakan negaranya akan bekerja untuk stabilitas pasar minyak di tengah meningkatnya ketegangan AS-Iran.

Dia juga mengatakan masih terlalu dini untuk membicarakan apakah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya akan melanjutkan pembatasan produksi yang akan berakhir pada bulan Maret.

Untuk pergerakan selanjutnya, harga minyak Brent dan juga minyak WTI diperkirakan bergerak kuat. Sehingga untuk minyak WTI dapat bergerak ke kisaran resisten di 58.60 – 60.11, namun jika lanjut merah akan turun ke kisaran support di 57.61 – 56.35.

Jul Allens, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here