IHSG Dibuka Naik Ditengah Tekanan Dari Bursa Asia

187
Photo: Vibizmedia

(Vibiznews – IDX Stocks) – IHSG pagi ini dibuka naik ke level 6326.16 dari penutupannya kemarin di level 6325.40 demikian juga dengan indeks LQ45 dibuka naik ke level 1032.51 dari penutupannya kemarin di level 1032.31. Ditopang kenaikan dari empat sektor yang dipimpin oleh sektor keuangan dan mendapat tekanan dari enam sektor dipimpin sektor perkebunan.

Bursa utama Asia pagi ini bergerak di zona merah, indeks Nikkei 225 Jepang anjlok 0.41% atau 101.74 poin ke 23923.43 demikian juga dengan indeks Hang Seng, turun 0.60% atau 172.51 poin ke level 28712.63 dan indeks Shanghai SSEC yang turun cukup tajam 0.65% atau 20.21 poin ke level 3086.61.

Koreksi bursa Asia dipicu aksi investor yang menanti penandatangan kesepatakan dagang fase satu antara AS-China dengan sentimen yang akan negatif dari komentar Menteri Keuangan AS yang menyatakan bahwa tarif akan tetap berlaku untuk saat ini sampai perjanjian dagang fase dua antara ke dua negara rampung.

Rupiah di pasar spot dibuka melemah pada awal perdagangan hari ini, berada di level Rp.13.685 per dolar AS, melemah 0.03% dari sehari sebelumnya. Pelembahan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia lainnya. Won Korea menjadi mata uang Asia dengan pelemahan terdalam terhadap dolar AS yaitu sebesar 0.30% disusul ringgit Malaysia yang melemah 0.22 persen. Sementara mata uang yang menguat adalah yuan China yang naik 0.13% disusul yen Jepang yang menguat 0.05%.

Di pasar emas berjangka untuk bulan Februari 2020 berada di USD 1549.30 per ons troi, naik 0.30% dari kemarin yang berada di USD 1544.60 per ons troi. Sementara harga emas di pasar spot berada di USD 1549.43 per ons troi, naik 0.20% dari harga kemarin. Kenaikan hari ini masih dibawah rekor tertingginya yang diraih pekan lalu lantaran optimisme kesepakatan perdagangan AS-China yang diteken hari Rabu ini di Washington.

Selasti Panjaitan/Vibiznews
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here