Mengintip Keuntungan di Pasar Forex Dari Indikator Ekonomi

431

Bagi yang berinvestasi dalam forex yang memiliki potensi keuntungan yang lumayan, diperlukan pertimbangan rasional memahami komponen pergerakan mata uang yang diperdagangkan. Dari pemahaman tersebut, kemudian akan mengambil keputusan  posisi apa yang akan diambil,baik  Take Profit dan juga Stop Loss.

Nah… dalam pengambilan keputusan tersebut diperlukan bagi seorang trader memahami pergerakan harga yang berubah-ubah dalam periode yang sangat cepat. Penggerak harga tersebut datang dari segala arah, sehingga seorang trader pelajari   berbagai indikator ekonomi dan peristiwa berita forex dan rilis ekonomi yang membentuk sentimen.

Gerak cepat mata uang tersebut membuat kita harus dengan cepat mendapatkan pegangan tentang data yang harus diperhatikan, apa artinya, dan bagaimana cara memperdagangkannya sehingga menjadi jauh lebih menguntungkan. Berikut disampaikan beberapa momentum penting sebagai alasan pergerakan harga di pasar forex untuk trader fundamental.

1. Keputusan Suku Bunga dari Bank Sentral

Setiap bulan berbagai Bank Sentral ekonomi dunia mengadakan pertemuan komite ataupun dewan aggota  untuk memutuskan kebijakan moneter berikutnya dan tingkat suku bunga yang menjadi tanggung jawab mereka. Keputusan yang biasa mereka putuskan adalah   membiarkan suku bunga tidak berubah, menaikkan suku bunga atau menurunkan suku bunga. Dan pengumuman kebijakan moneter bank sentral tersebut  sangat penting bagi mata uang ekonomi.

Peningkatan suku bunga pada umumnya dipandang sebagai bullish untuk mata uang (artinya akan naik nilainya) dan sebaliknya penurunan suku bunga umumnya bearish untuk mata uang (yang berarti akan mengurangi nilai) sementara keputusan yang tidak berubah dapat berupa bullish atau bearish tergantung pada persepsi ekonomi pada saat itu.

Pergerakan mata uang tidak hanya terjadi pada saat bank sentral tersebut mengumumkan kebijakannya, namun sebelum dilakukan pertemuan dan hanya ekspektasi pasar saja akan posisi suku bunga yang akan diumumkan telah membuat mata uang itu berubah. Misalnya saja baru-baru ini seorang pejabat Bank Sentral Inggris bernama Gertjan Vlieghe yang lebih memilih kebijakan longgar dalam pertemuan mereka selanjutnya, memberikan sentimen negatif bagi uang poundsterling yang anjlok 2000 poin dalam 3 hari perdagangan.

2. Pertemuan FOMC

Meskipun pertemuan Bank Sentral dari semua ekonomi sangat penting, pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal Amerika mengambil tahap yang lebih sulit karena Dolar AS saat ini adalah mata uang cadangan dunia.  Setiap bulan komite bertemu untuk menetapkan suku bunga dan memberikannya pengumuman tentang kondisi ekonomi saat ini dan efektivitas kebijakan moneter saat ini, mengarahkan pandangan ke depan untuk harapan kondisi ekonomi masa depan dan kebijakan moneter yang berdampingan.

Komite tersebut terdiri dari anggota yang memberikan suara pada setiap pertemuan dengan anggota “Hawkish” yang mendukung kenaikan suku bunga dan anggota “Dovish” yang mendukung penurunan tarif.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh Komite sangat diteliti oleh investor yang mencari petunjuk tentang bagaimana Bank Sentral akan berperilaku di masa depan dan bahkan terminologi yang tampaknya tidak penting dapat menyebabkan pergerakan pasar yang besar, seperti yang terlihat baru-baru ini mengenai penggunaan kata Fed dengan istilah “bersabar” mengenai kenaikan suku bunga.

Pertemuan FOMC dapat menyebabkan volatilitas pasar yang sangat besar seperti terlihat pada Maret 2015 ketika pair EURUSD melonjak hingga 400 pips dalam hitungan menit karena pasar menganggap pertemuan tersebut sebagai posisi dolar AS yang buruk.

Pertemuan-pertemuan Bank Sentral ini adalah tempat investor juga dapat belajar tentang segala perubahan dalam kebijakan moneter, seperti pengumuman pelonggaran kuantitatif. Dan ini sangat penting juga bagi investor. Sebagai contoh, pernah ECB mengumumkan program QE terbaru mereka pada  Januari tahun 2015, pair EURUSD telah turun lebih dari 600 poin

3. Tingkat Pengangguran

Tingkat pengangguran suatu negara sangat penting bagi pasar mengingat pentingnya bagi Bank Sentral sebagai indikator kesehatan ekonomi. Ketenagakerjaan yang lebih tinggi menyebabkan kenaikan suku bunga karena Bank Sentral bertujuan untuk menyeimbangkan inflasi dengan pertumbuhan dan dengan demikian angka ini menarik perhatian pasar yang besar dari para pedagang.

Bersamaan dengan tingkat Pengangguran dua statistik tenaga kerja yang paling penting diperhatikan yaitu pasar tenaga kerja di Amerika Serikat seperti angka ADP dan NFP AS yang dirilis setiap bulan dengan NFP mengambil posisi utama. Data ADP dianggap sebagai alat prediksi penting untuk NFP karena dirilis sebelumnya.

Tingkat pengangguran Australia pada tahun 2011 pernah mencapai posisi yang sangat rendah dibawah 5%, kura aussie merespon dengan naik ke rekor tinggi 30 tahun lebih. (perhatikan tanda “xx”)

4. PDB

Produk Domestik Bruto adalah indikator penting kesehatan ekonomi di suatu negara. Bank sentral suatu negara mengharapkan pertumbuhan yang dilihat setiap tahun yang menentukan seberapa cepat ekonomi suatu negara harus tumbuh, yang diukur dengan PDB.

Ketika PDB turun di bawah ekspektasi pasar, nilai mata uang cenderung turun dan ketika PDB mengalahkan ekspektasi, nilai mata uang cenderung meningkat. Karenanya, rilis angka ini sangat diperhatikan oleh pedagang mata uang dan dapat digunakan untuk mengantisipasi kebijakan Bank Sentral dengan hati-hati.

Ketika PDB Jepang secara mengejutkan kontraksi  0,6% pada Oktober 2018, JPY turun tajam terhadap Dolar karena para pedagang mengantisipasi intervensi Bank Sentral lebih lanjut.

5.CPI (Data Inflasi)

Indeks Harga Konsumen adalah ukuran inflasi yang paling banyak digunakan dari berbagai indikator ekonomi. Indeks ini memberikan informasi tentang harga rata-rata historis yang dibayar oleh konsumen untuk sekeranjang barang pasar dan menyoroti apakah barang yang sama harganya lebih atau kurang untuk konsumen.

Bank Sentral memantau rilis ini sebagai arahan dalam kurs dan pengaturan kebijakan mereka. Jika inflasi terlihat jelas, dan bergerak melampaui target tertentu maka suku bunga naik digunakan untuk mengatasinya.

Sebagai contoh, pada November 2014, CPI Kanada mengalahkan ekspektasi pasar sebesar 2,2% dan berada di 2,3%. Merespon data tersebut Dolar Kanada (CAD) kemudian diperdagangkan hingga tertinggi enam tahun terhadap Yen Jepang (CADJPY).

Dari semua indikator ekonomi diatas yang terpenting bukan hanya apa arti rilis tersebut  tetapi bagaimana pasar mengantisipasi rilis dan selanjutnya bereaksi terhadapnya, di sinilah peluang mencetak keuntungan dalam perdagangan forex. Karena volatilitas dan ketidakpastian bisa sangat besar, pantau terus pemberitaan Vibiznews terkait indikatopr diatas dan dapatkan arahan selanjutnya.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here