Weekly Market Market Mover Soft Commodities 13 – 18 Januari 2020

431

(Vibiznews – Commodity)  – Harga soft commodities pada penutupan pasar hari Jumat mixed.

Harga kopi Arabika turun ke 1 ¾ bulan terendah karena produksi kopi Brazil meningkat.

Harga gula mixed pada penutupan pasar hari Jumat turun dari harga tertinggi 2 tahun pada hari Kamis

Harga kakao rally pada penutupan pasar hari Jumat dengan harga kakao di New York naik ke tertinggi 20 bulan dan harga kakao di London naik ke tertinggi 6 minggu.

Pergerakan pasar soft commodities pada minggu ini, pasar soft commodities banyak yang harganya turun karena melimpahnya produksi dan juga karena harga sudah mencapai tertingginya sehingga penyesuaian di akhir minggu

Adapun perincian pergerakan dari pasar minggu adalah sebagai berikut:

Harga kopi Arabika Maret di ICE New York turun 80 sen (0.71%) menjadi $112.15 dan Harga kopi Robusta di ICE London naik 0.38%.

Faktor Penggerak Pasar Kopi :

  • Produksi kopi dunia di Oktober – September 2019/20 turun 0.9% dari tahun lalu menjadi 168.7 juta kantong menurut ICO
  • Konsumsi kopi global naik 0.7% dari tahun lalu mencapai rekor 169.34 juta kantong menurut ICO
  • Pasar kopi dunia defisit 626,000 juta kantong di 2019/20 dari surplus 2.124 juta kantong di 2018/19 menurut ICO.
  • Ekspor kopi Brazil di 2019 mencapai rekor 36.2 juta kantong.

Brazil

  • Pembelian kopi dari Brazil meningkat di 2019 :
  • Dari AS importir terbesar dari biji kopi Brazil pembelian di 2019 naik 24.75% menjadi 7.9 juta kantong dibanding 2018
  • Dari Jerman pembeli terbesar ke dua kopi Brazil pembelian di 2019 naik 19.4% dari tahun 2018 menjadi 6.8 juta kantong
  • Ekspor kopi Brazil di Desember turun 17.4% menjadi 309,144 kantong

Vietnam

  • Data dari Bea Cukai Vietnam ekspor kopi di Desember naik 66.8% dari bulan lalu dan naik 22.7% dari tahun lalu ke 188,246 MT. Namun total ekspor kopi Vietnam di 2019 turun 11.9% dari tahun lalu menjadi 1.65 MMT

Harga gula Maret di ICE New York ditutup naik 2 sen (0.14%) menjadi $14.45 per pound dan harga gula putih Maret di ICE London turun 0.05%

Faktor penggerak pasar gula :

  • Produksi gula dunia di 2019/20 (April- Maret) turun 2.3% dari tahun lalu menjadi 172 MMT setelah naik 0.6% dari tahun lalu mencapai rekor 185.2 MMT di 2018/19 menurut ISO.
  • Pasar gula dunia di 2019/20 defisi 6.1 MMT dari surplus 1.7 MMT di 2018/19 menurut ISO
  • Produksi gula Brazil, produsen gula terbesar dunia di 2019/20 akan naik 17.4% dari tahun lalu menjadi 34.1 MMT setelah produksi 2018/19 ( April-Maret) turun 17.2% dari tahun lalu mencapai rekor 11 tahun terendah di 31.4 MMT menurut Conab.
  • Produksi gula di India, produsen gula terbesar ke dua dunia di 2019/20 akan turun 15% dari tahun lalu mencapai 3 tahun terendah di 28 MT karena kering dan tertundanya musim monsoon di India menurut India’s National Federation of Cooperative Sugar Factories Ltd.

Harga kakao Maret di ICE New York ditutup naik $85 (3.13%) menjadi $2,797 per ton dan harga kakao Maret di ICE London naik 2.46%.

Faktor penggerak pasar Kakao :

  • Produksi kakao dunia di 2018/19 Oktober – September naik 3.9% dari tahun lalu mencapai rekor 4.834 MMT menurut ICCO
  • Produksi kakao bubuk naik 4.6% dari tahun lalu mencapai rekor 4.807 MMT menurut ICCO
  • Pasar kakao dunia defisit 21,000 MT di 2018/19 dari surplus 8,000 MT di 2017/18.
  • Produksi kakao di Ivory Coast 2018/19 ( panen utama Oktober – Maret, panen tengah tahun Mei – Agustus) naik 13% dari tahun lalu mencapai rekor 2.22 MMT menurut ICCO
  • Produksi kakao Ghana di 2018/29 ( panen utama di September – Maret dan panen tengah tahun di Mei – Agustus) turun 7.8% dari tahun lalu menjadi 830,000 MMT menurut ICCO

Loni T / Analyst Vibiz Research Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here