Harga Gandum di Euronext Naik Ke Tertinggi 1 1/2 Tahun

486

(Vibiznews – Commodity)  – Pasar AS ditutup pada hari Senin, namun pasar Eropa masih berjalan. Harga gandum di Euronext Paris naik ke tertinggi 1 ½ tahun pada hari Senin karena permintaan international meningkat dengan tanda yang sedikit pada trend minggu ini.

Harga gandum Euronext ditutup naik 0.95 menjadi 195.75 euro per ton. Sempat mendekati harga  tertinggi 196.25 euro pada hari Rabu lalu tertinggi sejak Agustus 2018.

Harga meningkat ke tertinggi satu tahun untuk harga gandum cash karena kesulitan pengiriman karena demonstrasi petani untuk pensiun bagi petani.

Tren bullish untuk harga gandum masih berlangsung karena untuk gandum Eropa walaupun panen diperkirakan meningkat namun area penanaman gandum sempit.

Aljazair melakukan tender pada hari Senin untuk membeli tepung gandum.

Aljazair sebagai supplier dari gandum memenangkan semua tendernya, sedangkan gandum Argentina dikirim ke  Asia. Pengiriman gandum Argentina ke Asia mencapai rekor tertinggi dua bulan karena kebakaran di Australia dan kekeringan Australia membuat Asia beralih ke Argentina. Persediaan di Australia dan Laut Hitam sedikit.

Ekspor di Eropa Barat masih kuat, data Uni Eropa pengiriman gandum dari musim marketing 2019/20 totalnya 15.7 juta ton di Januari masih 19.71% diatas volume  13 Januari dari tahun lalu.

Area penanaman gandum tahun panen sekarang di Perancis, produsen gandum terbesar di Uni Eropa turun 10 % dibanding 2019 mencapai terendah 19 tahun, karena hujan yang deras melanda daerah pertanian.  Area pertanian sekarang 4.47 juta ha turun 4.97 juta ha dari tahun lalu.

Seperti  Inggris, Perancis mengalami cuaca sangat basah pada saat musim gugur, sehingga penanaman menjadi terhambat untuk gandum dan barley sebelum musim dingin.

Kementerian Pertanian Perancis pada bulan Desember memperkirakan area gandum hanya turun 5% pada panen tahun 2020, namun trader dan analis memperkirakan dua kali lipat, Perkiraan produksi gandum Perancis di 2020 sebesar 33.3 juta ton, turun dari 39.5 juta ton di 2019/

Produksi diperkirakan7.45 ton per ha, rata-rata setahun tertinggi dan terendah. Perkiraan berdasarkan survey dari 15 -17 Desember dan dilakukan follow up 10-15 Januari.

Loni T / Analyst Vibiz Research Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here