Market Mover oleh Jul Allens: Dampak Sidang Pemakzulan Trump dan Wabah Virus di China

299

(Vibiznews-Market Mover)   Pekan lalu pergerakan pasar keuangan global didominasi oleh pemberitaan penandatanganan kesepakatan dagang AS-China fase satu yang memberikan dampak mixed bagi pergerakan harga.

Minggu ini terdapat beberapa market mover seperti pengumuman kebijakan moneter dan suku bunga Bank of Japan (BOJ) dan European Central Bank (ECB), rilis data flash manufacturing di semua negara utama, sidang pemakzulan Presiden Trump di Senat AS serta wabah virus Corona yang menyerang ribuan warga China.

  1. Kebijakan moneter BOJ dan ECB, Hasil rapat komite kebijakan BOJ memutuskan tidak mengubah suku bunga dan merevisi naik pertumbuhan PDB untuk tahun fiskal 2019/20 dan 2020/21. ECB juga diperkirakan tidak akan mengubah kebijakan suku bunganya. Respon hasil pertemuan BOJ telah mengangkat kurs yen Jepang sedangkan hasil pertemuan ECB akan mempengaruhi pergerakan kurs euro
  2. Akhir pekan akan dirilis data flash PMI Manufaktur di semua negara utama, data ini diperkirakan menunjukkan data yang meningkat. Positifnya data ini nantinya akan meningkatkan permintaan perdagangan aset resiko seperti bursa saham dsn juga mata uang imbal hasil tinggi.
  3. Sidang pemakzulan Presiden Trump di Senat AS, sidang yang dilakukan selama 6 hari kerja dimulai hari ini. Walau  pasar memandang Trump tidak akan dimakzulkan, tetapi tidak menutup sikap hati-hati dari pelaku pasar.
  4. Ribuan warga China diberitakan terkena virus Corona yang menurut WHO menular dan mematikan. Virus sejenis SARS ini pernah menewaskan  800 diseluruh dunia. Berita terbaru ditemukan warga Australia yang terjangkit virus ini. Berita ini wabah di China ini telah memberikan kekhawatiran pada perdagangan bursa saham global.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here