Prediksi EUR/USD Minggu Ini: Angka GDP & The Fed Menentukan Pergerakan Berikutnya

376

(Vibiznews-Forex) Kesepakatan perdagangan AS-Cina telah mendorong sentimen yang positip, namun sekarang Presiden AS Donald Trump sedang fokus ke Eropa. EUR/USD gagal mengalami kenaikan ditengah ketakutan akan tarif terhadap otomobil, bank sentral ECB yang bersikap hati-hati meskipun angka-angka makro ekonomi Eropa bagus. Apakah minggu ini pasangan matauang ini akan melanjutkan penurunannya? Minggu terakhir dari bulan pertama tahun 2020 ini ditentukan oleh keputusan dari the Fed, angka dari inflasi, GDP dan perdagangan AS-Eropa.

Sementara mengunjungi World Economic Forum di Davos, Presiden AS bertemu dengan rekannya Presiden Perancis Emmanuel Macron dan kedua Presiden ini setuju untuk menahan diri dari pengenaan tarif baru atas masing-masing negara satu samalain. Namun, Trump kemudian mengancam untuk mengenakan tarif  baru atas mobil-mobil Eropa jika negosiasi gagal mengalami kemajuan. Amerika Serikat tidak bahagia dengan pajak atas tehnologi dari Perancis yang baru dan ketidakseimbangan di dalam tarif otomobil.

Ketakutan akan virus corona semula mengirim para investor ke dolar AS dan Yen Jepang yang aman. Namun, langkah-langkah pemerintah untuk menghentikan penyebaran penyakit pernafasan ini kemudian menenangkan pasar. Ada kasus seperti virus SARS dilaporkan terjadi di AS namun bahayanya kelihatan terbatas.

Bank sentral Eropa tetap mempertahankan kebijakan moneternya tidak berubah dan mengumumkan review secara strategis. Apa yang menggerakkan euro turun pada minggu lalu adalah pesan kehati-hatian mengenai data ekonomi, sekalipun angka yang muncul bagus.

Komentar Presiden ECB Christine Lagarde yang tidak bersemangat mengenai data makro ekonomi Eropa yang terbaru dan kecenderungannya untuk memasukkan pertimbangan iklim yang bisa berarti penambahan stimulus, membebani matauang bersama Eropa.

Berita-berita yang akan datang dari negosiasi AS-Uni Eropa masih akan terus mempengaruhi Euro. Trump mengeluhkan sikap Jean-Claude Juncker, bekas presiden Komisi Eropa yang lama, namun penggantinya Ursula von der Leyen bisa lebih kasar lagi.

Pada hari Jumat, zona Euro akan mempublikasikan perkiraan awal dari angka inflasi CPI untuk bulan Januari yang diperkirakan akan naik menjadi 1.5% setahun, sementara para ekonom memperkirakan CPI inti tetap tidak berubah di 1.3%. Angka GDP terbaru juga akan dipublikasikan dan kemungkinan akan mengkonfirmasi pertumbuhan kuartalan sebesar 0.2% pada kuartal keempat. Setiap deviasi bisa menggoncang Euro.

Di Amerika Serikat, sidang “impeachment” Trump terus berlangsung di Washington, namun sepanjang saksi-saksi yang kritikal tetap berada diluar dari debat, pasar tidak akan bereaksi terhadap drama politik ini. Senat yang dikontrol oleh partai Republik akan segera membebaskan Trump dari tuduhan-tuduhan “impeachment” kemungkinan pada awal Februari.

The Fed diperkirakan tidak akan mengubah tingkat suku bunganya dan akan terus memberikan signal perpanjangan penghentian sementara. Sementara the Fed akan mencoba untuk tidak sampai membuat goncangan apapun, pasar akan meneliti setiap perkataan di dalam pernyataan the Fed mengenai tingkat suku bunga dan konferensi pers yang menyertainya oleh Gubernur Federal Reserve Jerome Powell. Dilain pihak, ketidakpastian juga telah turun setelah penandatangan kesepakatan AS-Cina. Dari data makro ekonomi AS, angka pertama dari GDP untuk kuartal keempat 2019 diprediksi akan menunjukkan pertumbuhan yang mendekati 2.1% setahun seperti kuartal ketiga. Angka awal ini cenderung mengejutkan pasar dan memicu volatilitas. Angka inflasi dari PCE inti kemungkinan akan tetap disekitar 1.6% untuk bulan Desember – masih dibawah dari target the Fed 2%.

Secara keseluruhan, “bearish” masih memegang kontrol dengan “support” terdekat berada di 1.0980 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0925 dan kemudian 1.0879. Sedangkan “resistance” terdekat menunggu di  1.1040 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1120 dan kemudian 1.1175.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

Table Talk: Geopolitic Impact & How to grab profit on Market with Autopilot. Soho Capital Building 19th Floor. Jl. Letjen S Parman, Rabu, 29 Januari 2020 . Pk 16:00-17:00. Daftar: 081213520034 (Nama, email, HP, Company). Gratis: 1 buku Forex online Trading – Tren Investasi Masa Kini (Best Seller)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here