Prediksi GBP/USD Minggu Ini: Ratusan Pips Menunggu Pada Pertemuan BOE

463

(Vibiznews-Forex) Data yang bagus pada minggu lalu telah menurunkan kemungkinan pemangkasan tingkat suku bunga, keputusan yang akan segera ditetapkan pada minggu ini. Setelah serangkaian angka yang mengecewakan, laporan pekerjaan Inggris memberikan kejutan yang positip dengan upah berpegang pada kenaikan 3.2% setahun pada bulan November, dan diikuti oleh diikuti oleh statistik Tren Industri yang bagus dari Konfederasi Industri Inggris  yang memicu rally dari Sterling. Rilis data ekonomi terakhir yang substansial datang dari Markit dimana Purchasing Managers’ Index Inggris melampaui dari yang diperkirakan, yang mengakibatkan keragu-raguan akan pemangkasan bunga oleh BOE, meskipun angka manufaktur masih menunjukkan kontraksi di sektor manufaktur.

Volatilitas GBP/USD meningkat jauh. Pergerakan dolar AS juga berperan dalam mengguncang matauang ini. “Greenback” dipengaruhi oleh ketakutan akan wabah virus corona. Sementara World Health Organization (WHO) masih menahan diri dari menyatakan keadaan darurat global, otoritas Cina menutup transportasi yang berhubungan dengan Wuhan dan kota-kota lainnya dimana virus yang seperti SARS paling banyak. Ketakutan wabah ini dapat merusak ekonomi sedunia memberikan keuntungan bagi dolar AS.

House of Lords Inggris memberikan pengesahan final akan persetujuan Undang-Undang Penarikan, yang mengijinkan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa pada tanggal 31 Januari sebagaimana yang diperkirakan. Fokus pasar tetap pada hubungan Inggris dengan Uni Eropa kedepannya.

Keputusan bank sentral Inggris pada minggu ini mendominasi kalender ekonomi Inggris. Konsensus para ekonom menunjuk kepada BOE akan tetap mempertahankan tingkat suku bunganya.

Dolar AS masih akan dipengaruhi oleh berita-berita wabah virus corona, dengan perkembangan yang mengkuatirkan memberikan keuntungan bagi “greenback” dan berita-berita yang penuh harapan mendorong penjualan rumah baru dan mereka diperkirakan akan tetap pada level yang terangkat pada bulan Desember. Order “durable goods” yang akan keluar pada hari Selasa akan memberikan penerangan mengenai kondisi investasi di Amerika Serikat.

Keputusan Federal Reserve pada hari Rabu adalah event utama dalam minggu ini. The Fed diperkirakan tidak akan mengubah tingkat suku bunganya dan akan terus memberikan signal perpanjangan penghentian sementara. Sementara the Fed akan mencoba untuk tidak sampai membuat goncangan apapun, pasar akan meneliti setiap perkataan di dalam pernyataan the Fed mengenai tingkat suku bunga dan konferensi pers yang menyertainya oleh Gubernur Federal Reserve Jerome Powell. Dilain pihak, ketidakpastian juga telah turun setelah penandatangan kesepakatan AS-Cina. Dari data makro ekonomi AS, angka pertama dari GDP untuk kuartal keempat 2019 diprediksi akan menunjukkan pertumbuhan yang mendekati 2.1% setahun seperti kuartal ketiga. Angka awal ini cenderung mengejutkan pasar dan memicu volatilitas. Angka inflasi dari PCE inti kemungkinan akan tetap disekitar 1.6% untuk bulan Desember – masih dibawah dari target the Fed 2%.

Secara keseluruhan, pergerakan naik memimpin didepan, dengan “resistance” terdekat berada di 1.3150 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3210 dan kemudian 1.3285. Sedangkan penurunannya akan menghadapi “support” terdekat di 1.3035 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2950 dan kemudian 1.3076.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

Table Talk: Geopolitic Impact & How to grab profit on Market with Autopilot. Soho Capital Building 19th Floor. Jl. Letjen S Parman, Rabu, 29 Januari 2020 . Pk 16:00-17:00. Daftar: 081213520034 (Nama, email, HP, Company). Gratis: 1 buku Forex online Trading – Tren Investasi Masa Kini (Best Seller)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here