Dampak Virus Corona Menekan Bursa Saham Global (Market Mover, 29 Jan-5 Feb 2020)

571

(Vibiznews – Market Mover) Minggu ini penggerak utama pasar masih akan diwarnai perkembangan virus corona yang terjadi di China dan menyebar ke beberapa negara lainnya.

Sentimen penggerak lainnya yang perlu dicermati adalah keputusan suku bunga bank sentral dunia seperti The Fed AS dan Bank of England.

Yang juga perlu dicermati adalah juga data ekonomi dari dua negara ekonomi besar yaitu Amerika Serikat dan China.

Pasar perdagangan global masih terus mencermati perkembangan wabah virus corona yang sedang berlangsung dan menyebar. Otoritas kesehatan China pada Selasa mengatakan bahwa wabah virus corona telah menewaskan 106 orang dan menginfeksi 4.515 orang. Penyebaran virus Corona di China dan beberapa negara menimbulkan kekhawatiran tentang pukulan terhadap pertumbuhan ekonomi dan permintaan.

Kekhawatiran penyebaran virus Corona ini diperkirakan menekan bursa saham global, harga komoditas seperti minyak dan soft komoditas. Namun sebaliknya aset safe haven seperti emas dan mata uang yen jepang akan banyak dicari.

Sentimen berikutnya adalah keputusan suku bunga AS. Pejabat dari Federal Reserve AS dijadwalkan bertemu pada hari Selasa dan Rabu, yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah. Namun akan dicermati pernyataan dari The Fed apakah akan memberikan dukungan bagi ekonomi AS atau tidak. Bank of England juga akan mengumumkan keputusan kebijakan pada hari Kamis yang diperkirakan tidak berubah.

Juga sentimen lainnya adalah data ekonomi negara-negara berpengaruh. Kamis malam akan dirilis data pertumbuhan ekonomi AS Q4 2019 dan jumat pagi akan dirilis data Manufaktur China buan Januari.

Jika pernyataan The Fed memberikan optimisme ekonomi AS, dan data pertumbuhan ekonomi AS stabil akan mengangkat dolar AS dan sebaliknya menekan mata uang rivalnya seperti euro dan poundsterling. Data Manufaktur China juga diperkirakan melemah, yang dapat menekan bursa global dan harga komoditas.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here