Korban Corona Korea Selatan Melonjak, Kospi 21 Februari Alami Kerugian

366

(Vibiznews – Indeks) – Perdagangan saham bursa Korea Selatan pekan ini semakin terpukul hingga akhir perdagangan hari Jumat (20/02/2020), indeks Kopsi terjun ke posisi terendah dalam 13 hari perdagangan. Jatuhnya harga saham di bursa Korea beberapa hari terakhir membuat Kospi melemah secara mingguan setelah 2 pekan sebelumnya bergerak kuat.

Indeks bergerak di bawah garis datar sepanjang hari karena investor tetap gelisah atas meningkatnya korban yang terinfeksi coronavirus  di Korea Selatan. Pemerintah setempat  melaporkan 52 kasus baru terinfeksi coronavirus, sehingga jumlah total infeksi menjadi 156. Jumlah yang terinfeksi COVID-19 di Korea hampir tiga kali lipat hanya dalam tiga hari.

Tekanan bagi indeks juga datang dari posisi anjloknya uang Won Korea  ke level terendah dalam lima bulan terhadap dolar AS. Won ditutup pada 1.209,2 won terhadap dolar, turun tajam 10,5 won dari penutupan sesi sebelumnya, dan merupakan level terendah sejak 3 September 2019, ketika ditutup pada 1.215,6 won.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 32,66 poin atau 1,49 persen ditutup pada 2.162,84, posisi terendah dalam dua minggu. Demikian  indeks Kospi200 berjangka alami penurunan 5,40 poin atau 1,82% ke posisi 292.10. Volume perdagangan saham cukup tinggi dengan laku  619 juta saham senilai 6,7 triliun won (US $ 5,5 miliar).

Dari arus kas yang masuk, investor asing cetak net buy   218 miliar dan investor ritel meraup net buy 285 miliar. Namun  investor institusi lokal mencetak net sel  senilai 533 miliar won.

Anjloknya harga saham-saham di Kospi paling besar dipicu oleh anjloknya saham pemimpin pasar Samsung Electronics turun 3,3 persen, saham pembuat chip No. 2 SK hynix turun 0,96 persen. Kemudian disusul anjloknya saham pembuat mobil terkemuka Hyundai Motor turun 1,54 persen, dan saham pembuat suku cadang mobil Hyundai Mobis turun 1,08 persen.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here