Selama 2 Pekan Berturut Hang Seng Menderita Kerugian

548
indeks hang seng

(Vibiznews – Indeks) – Saham-saham di bursa Hong Kong masih terkurung di zona merah hingga akhir perdagangan saham hari Jumat (21/02/2020) dengan indeks Hang Seng  terjun ke posisi terendah 9 hari perdagangan. Kekhawatiran investor  atas dampak dari wabah coronavirus terus berlanjut meskipun pekan ini pemerintah Beijing meluncurkan stimulus untuk menopang ekonominya.

Pemerintah China melaporkan kenaikan dalam kasus baru terinfeksi coronavirus pada hari Jumat meskipun kenaikan infeksi tetap pada laju paling lambat sejak Januari.  Di Hong Kong, pihak berwenang melaporkan kasus pertama seorang perwira polisi yang kena virus corona. Wabah ini telah memperluas ketidakpuasan terhadap kepemimpinan kota dan pengaruh Beijing.

Secara mingguan Hang Seng turun cukup parah hingga turun 1,82% atau sekitar 500 poin lebih dari penutupan perdagangan pekan lalu. Pelemahan mingguan ini masuki pekan ke-2 berturut.

Indeks Hang Seng ditutup turun 300 poin, atau 1,09%, pada 27.309 setelah sempat mencapai posisi tinggi di 27,485  dan posisi terendah di 27,265.   Namun indeks China Enterprises dengan 60 saham unggulan anjlok  1,1% menjadi 10.790 poin.

Secara sektoral, paling melemah sektor teknologi dengan turun 1,72% yang diikuti sektor properti turun 1,5%. Sektor keuangan berakhir 0,8% lebih rendah dan sektor  energi  turun 0,7%. Saham top gainers  di Hang Seng adalah saham Hengan International Group Company Ltd, yang naik 0,58%, sedangkan pecundang terbesar adalah saham Sands China Ltd, yang turun 3,39%.

Jul Allens/Senior Analyst Vibiz Research Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here