Harga Timah Mendaki Hiraukan Ketegangan Pasar Global

189

(Vibiznews – Commodity) – Harga timah di bursa berjangka internasional semakin pulih dan bergerak naik masuki perdagangan pekan ini, baik di bursa London Metal Exchange,  Malaysia dan juga bursa Shanghai di tengah anjloknya perdagangan saham kawasan Asia oleh kekhawatiran pasar meningkatnya korban epidemi virus corona.

Saat ini, China telah melaporkan total 77.345 kasus yang terinfeksi dan 2.592 jumlah kematian menurut angka dari Komisi Kesehatan Nasional negara itu.  Korea Selatan meningkatkan kewaspadaan terhadap coronavirus ke  level tertinggi  setelah jumlah kasus di negara itu naik menjadi lebih dari 600, yang terbanyak di luar China, sementara jumlah kematian baru-baru ini 7 orang.

Di tempat lain, ada peningkatan yang signifikan dalam jumlah yang terinfeksi di Iran dan Italia, sekarang masing-masing menjadi 43 dan 157. Iran juga telah melaporkan 7 orang yang tewas akibat penyakit yang disebabkan oleh coronavirus, Covid-19.

Harga timah untuk kontrak bulan Juni yang banyak diperdagangkan di bursa Shanghai naik 1880 yuan menjadi 137340  yuan/MT. Demikian juga untuk perdagangan yang sedang berlangsung di LME, harga sedang menguat  0,77% atau 127,50 USD/MT ke posisi 16732,50 USD/MT. Harga timah pernah terjun ke posisi terburuk 4 bulan pasca viralnya berita virus Corona.

Pada akhir perdagangan timah di bursa Malaysia (KLTM) hari Senin (24/02/2020)   harga ditutup naik 30  USD/MT atau 0,18% menjadi 16.570 USD/MT. Di bursa berjangka Indonesia harga timah jenis PB300 masih di posisi 16450 USD/MT.

Kisaran perdagangan timah di London Metal Exchange selanjutnya menurut analyst Vibiz Research Center diperkirakan pada posisi 16550 – 16800 USD/MT. Sedangkan untuk harga timah di bursa Malaysia (KLTM) perdagangan esok hari diperkirakan berada pada kisaran 16400 – 16800 USD/MT.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here