Rekomendasi Forex GBP/USD 28 Februari 2020

405

(Vibiznews-Forex) GBP/USD tetap tertekan dibawah 1.29 meskipun naik dari kerendahan dengan Inggris mengancam untuk “walk out” dari pembicaraan post-Brexit dengan Uni Eropa dalam 4 bulan. Dolar AS jatuh ditengah ketakutan akan virus corona.

Pasangan GBP/USD mengalami tekanan jual yang berat pada hari Rabu dan membalikkan keuntungan sebelumnya yang sempat naik diatas 1.30. Namun, penurunan kekurangan katalisator yang jelas dan disponsori oleh ketakutan akan tidak ada kesepakatan Brexit. Dengan latar belakang ketidak pastian akan hubungan perdagangan dimasa yang akan datang antara Inggris dengan Uni Eropa, pasangan matauang ini jatuh lebih dari 100 pips dan kemudian lebih tertekan dengan sempat naiknya permintaan akan dolar AS selama paruh kedua perdagangan pada hari Rabu. Namun, dengan melemahnya pasar saham AS yang membawa kepada turunnya secara drastis imbal hasil dari obligasi AS membuat dolar AS berbalik turun, meskipun hanya sedikit memberikan kelegaan bagi pasangan matuang GBP/USD ini. Imbal hasil surat berharga treasury AS 10 tahun berada pada rekor kerendahan di 1.27% memicu spekulasi bahwa the Fed tidak akan punya pilihan lain kecuali memangkas tingkat suku bunga segera pada bulan April mendatang. Bahkan Janet Yellen, mantan kepala the Fed, mengatakan bahwa wabah virus corona bisa membawa ekonomi AS masuk ke dalam resesi, tergantung seberapa luas penyebarannya.

Imbal hasil obligasi AS terus mengalami penurunan selama perdagangan sesi Asia hari Kamis kemarin, yang membuat kenaikan USD berubah menjadi turun sehingga membantu pasangan matauang ini mendapatkan daya tarik yang positip. Dengan absennya rilis ekonomi penggerak pasar dari Inggris, pembicaraan negosiasi post-Brexit antara Inggris dengan Uni Eropa menjadi penggerak kunci dari Poundsterling Inggris.

Amerika Serikat mempublikasikan perkiraan kedua dari GDP kuartal ke 4, yang memenuhi ekspektasi pasar dengan 2.1%. Order “durable goods” untuk bulan Januari mengatasi dari yang diperkirakan, turun hanya 0.2% dibandingkan dengan -1.5% dari yang diperkirakan. Klaim pengangguran untuk minggu yang berakhir pada tanggal 21 Februari naik menjadi 219.000 , lebih buruk daripada yang diperkirakan 212.000.

Penurunan lebih jauh dari GBP/USD akan berhadapan dengan “support” di 1.2850 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2800 dan kemudian 1.2770. Sedangkan kenaikannya akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.2970 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3000 dan kemudian 1.3035.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here