Bursa Asia Sebagian Besar Naik Terbantu Harapan Stimulus G7

491

(Vibiznews – Index) Bursa saham di Asia sebagian besar naik pada Selasa (03/03), di tengah harapan bank sentral dunia dapat mengambil tindakan untuk mengatasi dampak wabah virus corona.

Saham China Daratan naik dengan indeks Shenzhen naik 0,9% menjadi 11.484,21 sedangkan indeks Shanghai naik 0,74% menjadi sekitar 2,992.90.

Indeks Hang Seng Hong Kong turun tipis 0,03% pada 26284.82.

Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 0,58% menjadi ditutup pada 2.014,15.

Sedangkan indeks Nikkei 225 Jepang tergelincir 1,22% menjadi ditutup pada 21.082,73 sementara Topix turun 1,36% untuk mengakhiri hari perdagangannya di 1,505.12.

Indeks ASX 200 Australia ditutup 0,69% lebih tinggi pada 6.435,70.

Reserve Bank of Australia (RBA) mengumumkan pada hari Selasa pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 0,5%, sebagai rekor terendah baru.

Gubernur RBA Philip Lowe menyatakan wabah coronavirus di luar negeri memiliki efek signifikan pada ekonomi Australia saat ini, terutama di sektor pendidikan dan perjalanan.

Penyempitan keuntungan secara regional datang setelah laporan Reuters Selasa bahwa kekuatan industri Kelompok Tujuh (G7) diharapkan untuk mengeluarkan pernyataan pada hari Selasa atau Rabu tentang melawan dampak wabah koronavirus.

Komunikasi teleconference akan dipimpin oleh Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell dan diperkirakan akan terjadi pada hari Selasa pukul 7 pagi ET, menurut CNBC. Perwakilan dari Kelompok Tujuh negara industri akan menghadiri teleconference tersebut.

Semalam di Wall Street, Dow Jones Industrial Average melonjak 1.293,96 poin lebih tinggi menjadi ditutup pada 26.703,32 – langkah terbesarnya berdasarkan persentase sejak Maret 2009 dan kenaikan 30 poin poin terbesar yang pernah ada. S&P 500 melonjak 4,6% – kinerja satu hari terbaik sejak 26 Desember 2018 – untuk mengakhiri hari perdagangannya di 3.090,23. Nasdaq Composite juga mengalami hari terbaik sejak 2018, melonjak 4,5% menjadi ditutup pada 8.952.16.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Asia akan mencermati hasil pembicaraan kelompok G7, yang jika memberikan dukungan ekonomi mengatasi dampak wabah virus corona, akan menguatkan bursa Asia. Namun juga akan mencermati pergerakan bursa Wall Street malam ini yang dapat mempengaruhi pergerakan bursa Asia esok hari.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here