Bursa Amerika Mixed, Saham Boeing Melonjak 30% Lebih

201

(Vibiznews – Index) – Bursa Saham AS di Wall Street ditutup bervariasi  setelah investor mencerna kembali kesepakatan stimulus $2 triliun tercapai di majelis tinggi Kongres. Paket stimulus ini masih perlu disetujui oleh DPR yang dikendalikan oleh Demokrat sebelum sampai ke pemerintahan Presiden Donald Trump.

Awalnya perdagangan saham bergerak kuat namun memudar kembali setelah Senator Bernie Sanders mengatakan dia akan menunda RUU jika senator Republik tidak menjatuhkan oposisi mereka terhadap ketentuan asuransi pengangguran. Tekanan ini hanya melemahkan Nasdaq, namun Dow Jones bangkit kembali merespon lonjakan saham Boeing dan Nike.

Saham Boeing  naik 32,2 persen setelah sebuah laporan dari Reuters mengatakan perusahaan  berencana untuk memulai kembali produksi 737 MAX pada bulan Mei, mengakhiri penghentian selama berbulan-bulan dipicu oleh dua kecelakaan fatal.  Nike  juga naik tajam setelah perusahaan melaporkan hasil kuartal ketiga fiskal yang lebih baik dari yang diharapkan dan mengatakan penjualan di China telah pulih kembali sejak wabah koronavirus di negara itu mereda.

Indeks Dow Jones akhir sesi Kamis (26/03/2020) naik 496 poin atau 2,4% menjadi 21201. Indeks S&P 500 melonjak 28 poin atau 1,2% menjadi 2476. Sementara itu, indeks Nasdaq turun 34 poin atau 0,5% menjadi 7384.

Secara sektoral, saham real estat komersial telah bergerak tajam  mendorong Indeks Real Estat Dow Jones naik 7 persen. Indeks terus rebound dengan penutupan terendah delapan tahun pada hari Senin. Kekuatan substansial juga muncul di antara saham-saham perumahan, sebagaimana tercermin oleh lonjakan 6,5 persen oleh Indeks Sektor Perumahan Philadelphia.

Saham minyak juga menunjukkan pergerakan kuat signifikan  mendorong Indeks Minyak NYSE Arca naik 5,6 persen. Demikian saham broker, transportasi, dan stok baja juga mencetak kekuatan yang cukup besar.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here