Perdagangan Saham Kospi Awal April Masuk Zona Merah

133

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korsel   perdagangan hari Rabu (01/04/2020) alami kerugian oleh profit taking investor yang menekan indeks Kospi anjlok dari puncak kisaran 1700 poin. Kini indeks spot Kospi berada di kisaran 1600, yang sempat mendaki ke puncak tertinggi 3 hari pada awal sesi.

Indeks Kospi tertekan meningkatnya kekhawatiran bahwa ekonomi dunia kemungkinan menuju ke kontraksi terburuk selama beberapa dekade karena kasus COVID-19. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump memperingatkan orang Amerika, bahwa  100.000 hingga 240.000 orang Amerika bisa mati karena virus ini.

Untuk berita ekonomi yang dirilis, kinerja  aktivitas pabrik Korea Selatan turun pada laju tercepat dalam 11 tahun pada bulan Maret.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) anjlok 69 poin lebih rendah atau 3,9% yang ditutup pada 1.685.  Demikian indeks Kospi200 berjangka, anjlok 9,15 poin atau 3,88% ke posisi 226,85, dan sempat  turun ke posisi rendah 226,85 dan naik ke posisi 236.40.

Melihat pergerakan saham secara sektoral, semua sektor masuk zona merah yang dipimpin pelemahannya oleh sektor layanan kesehatan turun 7,45%, sektor keuangan anjlok 4,3%, sektor energi anjlok 3%, sektor bahan dasar turun 2,5% dan sektor konsumen diskresioner turun 2,2%.

Untuk saham-saham kapitalisasi besar, saham Samsung Electronic ditutup anjlok 2,51%, saham SK Hynix turun 5,16%, saham POSCO anjlok 2,7% sedangkan saham Hyundai Motor turun 1,8%.

 

Jul Allens / Analis Senior Vibiz Research Center-Vibiz Consulting 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here