Ekonomi Zona Eropa Q1 Merosot -3,8%

626

(Vibiznews – Economy & Business) Ekonomi zona Eropa mengalami kontraksi 3,8% pada kuartal pertama, dibandingkan dengan tiga bulan terakhir tahun 2019, karena pandemi coronavirus sangat menekan aktivitas bisnis di wilayah tersebut.

Pembacaan awal Kamis adalah yang terendah sejak pencatatan dimulai pada 1995, kantor statistik Eropa mengatakan. Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan kontraksi 3,5%.

Area 19 anggota euro, yang berbagi mata uang tunggal, adalah salah satu yang paling terpukul oleh Covid-19. Jerman, Prancis, Spanyol, dan Italia – empat ekonomi eropa terbesar – berada di antara enam negara teratas di dunia dengan jumlah infeksi tertinggi. Langkah-langkah penguncian ketat di sebagian besar kawasan euro berarti semua layanan bukan primer telah ditutup selama beberapa minggu.

Italia adalah negara Eropa pertama yang menerapkan penguncian nasional, mulai 10 Maret. Dengan demikian, data kuartal kedua bisa jauh lebih buruk karena langkah-langkah penguncian ketat baru mulai secara bertahap dicabut di beberapa negara.

Ekonomi Perancis mengalami kontraksi 5,8% dalam tiga bulan pertama tahun 2020 bila dibandingkan dengan kuartal terakhir tahun 2019, menurut kantor statistik negara itu. Ini adalah penurunan paling tajam sejak pencatatan dimulai pada 1949.

Ekonomi terbesar kedua di kawasan itu turun 0,1% pada kuartal terakhir 2019 dan dua kuartal berturut-turut dari kontraksi ekonomi berarti bahwa Perancis sekarang berada dalam resesi teknis.

Negara ini mengangkat beberapa langkah penguncian mulai 11 Mei. Namun, para analis telah mengangkat kekhawatiran bahwa Paris akan menghadapi tantangan ekonomi yang jauh lebih besar daripada negara tetangga Jerman.

Sementara itu, data baru juga menunjukkan penjualan ritel Jerman turun pada tingkat tercepat pada Maret, sejak Januari 2007. Kantor statistik Jerman mengatakan Kamis bahwa penjualan ritel bulanan turun 5,6% selama bulan tersebut.

Jerman membuka kembali beberapa bisnis ritel pada akhir April, tetapi pemerintah mengatakan Rabu bahwa negara itu berada di jalur resesi terburuk sejak Perang Dunia II. Berlin telah memangkas perkiraan PDB untuk 2020 menjadi -6,3% dari perkiraan Januari sebesar 1,1%, Reuters melaporkan.

Ekonomi Spanyol mengalami kontraksi 5,2% pada kuartal pertama 2020, INE, kantor statistik negara itu mengatakan Kamis. Kontraksi lebih buruk dari perkiraan analis, penurunan 4,4%, menurut Reuters.

Dalam rilis data terpisah, Eurostat menunjukkan bahwa tingkat pengangguran naik menjadi 7,4% pada Maret dari 7,3% pada Februari. Kantor statistik juga menunjukkan bahwa inflasi dapat turun menjadi 0,4% di bulan April, dari 0,7% di bulan Maret.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here