Sebelum Libur Panjang Nikkei Terjun dari Posisi Tertinggi 7 Pekan

424

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Jepang pekan depan akan ditutup cukup lama oleh libur publik dan perdagangan terakhir pekan ini alami pelemahan yang signifikan dan sekaligus memangkas keuntungan perdagangan sebelumnya. Indeks Nikkei  perdagangan hari Jumat (01/05/2020) retreat dari posisi tertinggi dalam 7 pekan yang dicapai sebelumnya.

Saham di Nikkei sudah anjlok sejak awal sesi merespon pelemahan perdagangan bursa saham Amerika semalam, kemudian sentimen investor diperberat oleh rilis data ekonomi makro penting yang mengecewakan. Data inflasi Tokyo secara tahunan dilaporkan kontraksi dari sebelumnya yang masih di area positif, turun ke posisi -0,1%. Kemudian data PMI manufaktur bulan April dilaporkan bertambah kontraksi ke posisi 41,9 dari sebelumnya di 43,7.

Indeks Nikkei ditutup turun 2,84 persen atau 574,34 poin berakhir pada 19.619,35, sedangkan indeks Topix turun 2,24 persen atau 32,77 poin  menjadi 1.431,26.  Namun indeks Nikkei berjangka bulan Juni 2020 bergerak negatif dengan turun 542 poin atau 2,70% ke posisi 19.523.

Secara mingguan, Nikkei  naik 1,9% dan  naik 6,7% sepanjang  bulan April yang merupakan bullish bulanan  terbaik sejak Oktober 2017.

Tekanan jual nikkei banyak disebabkan oleh anjloknya saham kapital besar dan juga eksportir utama dengan penurunan saham sangat signifikan hingga turun dalam kisaran 4 sampai 6 persen.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here