Rekomendasi Forex EUR/USD 4 – 8 Mei 2020: Rally Bisa Berlanjut Sekalipun Terbatas

753

(Vibiznews – Forex) Pasangan EUR/USD mengambil kembali kerugian selama dua minggu yang telah berlalu, dan sekarang berjuang menembus batas kritikal 1.1000. Pasar harus berurusan dengan GDP kuartal pertama dan keputusan para bank sentral.

Dolar AS kebanyakan berada di bawah karena beberapa faktor yang paling utama adalah komitmen dari Federal Reserve untuk melakukan apapun yang diperlukan. Pada pertengahan minggu Gubernur the Fed Jerome Powell meneguhkan kembali komitmennya dengan tetap mempertahankan tingkat bunga Nol, membeli obligasi pada jumlah apapun yang diperlukan dan meminta pemerintah untuk melakukan lebih banyak lagi dan meninggalkan urusan hutang ke masa yang akan datang sehingga dolar AS kembali tertekan. Komitmen bank sentral AS ini di latarbelakangi kejatuhan dari GDP pada kuartal pertama menjadi – 4.8% dan klaim pengangguran naik sekitar 3,8 juta sehingga total yang kehilangan pekerjaan menjadi sebanyak sekitar 30 juta.

Di Uni Eropa, kontraksi yang terjadi sebesar – 3.3% untuk periode yang sama, lebih buruk daripada yang diperkirakan.

ECB sebaliknya, membuat pengetatan minor terhadap kebijakannya sekarang, dengan tetap mempertahankan tingkat bunga tidak berubah. Presiden ECB Lagarde mengakui Uni Eropa mengalami kontraksi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan GDP Uni Eropa akan jatuh antara – 5% sampai – 12% pada tahun ini, sekalipun mengatakan yang kurang lebih sama dengan Powell, siap menyesuaikan segala instrumen.

Coronavirus di Amerika Serikatpun sudah melambat dan beberap negara bagian telah melonggarkan order tinggal di rumah. Presiden AS Donald Trump terus memberi semangat untuk pembukaan kembali ekonomi namun menyatakan bahwa virus berasal dari laboratorium di Wuhan Cina, dengan demikian membangkitkan ketegangan antara kedua negara. Hal ini membebani sentimen dan mendukung dolar AS naik.

Dolar AS terus berada dalam tekanan jual sejak the Fed memberikan pengumuman pada pertengahan minggu dan sementara sekalipun ECB mengecewakan investor, penurunan berlanjut karena data AS yang lemah dan memuncaknya ketegangan antara AS dengan Cina.

Beberapa negara bagian di Amerika Serikat telah melonggarkan order diam di rumah atau membatalkannya pada saat memasuki bulan yang baru. Keseimbangan antara keprihatinan ekonomi dan kesehatan bukanlah hal yang mudah. Fokus masih berada di area tiga negara bagian yang menjadi episentrum merebaknya wabah, New York, New Jersey dan Connecticut. Gubernur New York, Andrew Cuomo berniat untuk secara bertahap mengangkat “lockdown” hanya apabila sudah sampai tanggal 15 Mei, meskipun sudah terjadi perbaikan yang sangat signifikan.

Kalender ekonomi AS dipadati dengan event-event papan atas. Pada hari Senin akan ada Factory Order bulan Maret dan Durable Goods Order yang akan memberikan masukan bagi perhitungan GDP kuartal pertama yang kemungkinan akan mengalami revisi turun.

Hari Selasa ada ISM Non-Manufacturing PMI untuk bulan April yang kemungkinan akan menunjukkan kejatuhan dalam sentimen di sektor jasa.

Laporan NFP ADP kemungkinan akan menunjukkan kejatuhan di dalam pekerjaan di sektor swasta, yang akan menyiapkan panggung bagi laporan pekerjaan yang resmi.

Laporan Klaim Pengangguran pada hari Kamis kemungkinan, sekali lagi, akan masih keluar sebesar jutaan orang.

Akhirnya, yang paling ditunggu, Non-Farm Payrolls untuk bulan April diperkirakan akan menunjukkan kerugian tidak kurang dari 20 juta pekerjaan. Tingkat pengangguran diperkirakan akan melompat ke 14%.

Sementara itu dari Uni Eropa, kalender makro ekonomi hanya sedikit dan ini termasuk revisi Markit PMI bulan April dan penjualan ritel bulan Maret yang diperkirakan akan turun secara basis bulanan sebanyak 10% dan `12% ketika dibandingkan dengan tahun lalu.

Indikator tehnikal memberikan gambaran yang baik meskipun kekurangan momentum yang cukup mengkonfirmasi kenaikan selanjutnya dengan “resistance” terdekat berada di 1.1050 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1120 dan kemudian 1.1160. Sementara, apabila turun akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.0920 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0860 dan kemudian 1.0790.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here