Harga Jagung Turun di Awal Minggu, akibat Penurunan Pengiriman Ekspor Mingguan

202

(Vibiznews – Commodity) – Harga jagung pada awal minggu turun karena permintaan masih sedikit karena pandemic covid19 terlihat dari laporan pengiriman ekspor yang kecil dibanding tahun lalu.

Permintaan etanol yang berkurang juga membuat persediaan jagung meningkat.

Harga jagung Juli di CBOT turun 3 sen menjadi $3.1525 perbushel.

Laporan pengiriman ekspor mingguan USDA sebanyak 47.9 mbu jagung telah dikirim  sampai 30 April. Total pengiriman pada tahun ini sampai minggu ini sebesar 26.46 mbu.

Negara tujuan ekspor yang terbesar adalah Mexico dan Colombia sebesar 48% dari total pengiriman. Laporan ekspor tahun ini sampai hari Senin sebesar 926.96 mbu dibanding tahun lalu masih 34%.

Dari total pengiriman mingguan untuk sorghum dikirim ke Cina 140.458 MT atau 99%. Ada revisi pengiriman sorghum ke Cina pada minggu lalu sampai 23 April ada tambahan sebesar 58,746 MT.

Laporan dari NASS progress penanaman sudah selesai 51% sampai 3 Mei meningkat dari 27% pada minggu lalu dan 12 % diatas rata-rata 5 tahun.

Laporan USDA mengatakan ada penjualan ekspor sebesar 115,800 MT jagung ke negara yang tidak diketahui untuk pengiriman 2019/20.

Analisa tehnikal dengan support pertama di $3.01 dan berikut ke $2.95 sedangkan resistant pertama di $3.08 dan berikut ke $3.23.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here