Melemahnya Impor Batubara Memicu HBA Indonesia Bulan Mei Turun 7%

492

(Vibiznews – Commodity) – Sejalan dengan penurunan harga batubara dunia,  Kementerian ESDM menurunkan harga acuan batubara (HBA) untuk periode bulan Mei yang melanjutkan penurunan periode bulan sebelumnya. Namun persentase penurunan periode bulan ini lebih besar dari periode bulan April.

Harga HBA bulan Mei turun  US$4,61 atau 7,01% dari HBA bulan Maret. Kementerian ESDM menetapkan HBA April 2020 sebesar US$61,11 per ton. Harga itu turun jauh  dibandingkan HBA Maret di posisi US$ 65,77 per ton.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi, Rabu (06/05/2020) mengungkapkan bahwa penurunan harga batubara sudah terjadi selama dua bulan terakhir. Sejak bulan Januari 2020, HBA mengalami fluktuasi.

Pada bulan Januari HBA di posisi USD 65,93 per ton (turun dari USD 66,30 di Desember 2019), kemudian naik kembali di bulan Februari menjadi USD 66,89 dan bulan Maret mendaki ke USD 67,08, lalu mengalami penurunan di April dan Mei. Tren untuk dua bulan terakhir ini kembali turun,

Agung juga membenarkan bahwa melambatnya perekonomian global akibat pandemi Covid-19 berdampak pada turunnya permintaan batubara dari negara-negara konsumen utama batubara di kawasan Asia, antara lain China, Korea Selatan, India dan Jepang.  Selain itu penurunan HBA bulan Mei 2020 juga dipicu penurunan harga minyak dunia yang berpengaruh pada turunnya harga batubara di pasar internasional.

Dalam memutuskan HBA bulan Mei ini, Kementrian ESDM juga melihat empat indeks harga batubara yang umum digunakan dalam perdagangan batubara dunia terpantau mengalami penurunan, yaitu Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platt’s 5900 pada bulan sebelumnya.

Nilai HBA itu sendiri diperoleh dari  rata-rata empat indeks harga batubara dunia tersebut. Untuk HBA bulan Mei 2020 ini akan digunakan untuk penjualan langsung (spot) selama satu bulan pada titik serah penjualan secara Free on Board di atas kapal pengangkut (FOB Veseel).

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here