Rekomendasi Forex GBP/USD 6 Mei 2020: Berusaha Naik Ditengah Kuatnya USD

481

(Vibiznews-Forex) GBP/USD diperdagangkan disekitar 1.2450 setelah PMI Jasa Inggris yang final di upgrade ke 13.4 namun masih merefleksikan kontraksi yang dalam. Pasangan matauang ini tertekan ditengah gelombang menguatnya dolar AS.

PM Johson tengah menghadapi angka-angka yang saling bertabrakan dan desakan. Inggris melaporkan kematian karena Covid-19 sebanyak 288 orang, yang terendah sejak Maret, meskipun ada efek liburan akhir minggu dimana tidak dilakukan penghitungan. Namun jumlah kelebihan kematian tetap tinggi. Anggota parlemen dari partai konservatif mendesak PM Johnson untuk segera melonggarkan “lockdown” karena ekonomi susah. Seperempat dari angkatan kerja Inggris menganggur dan menerima dana bantuan dari pemerintah. Bank of England yang akan memberikan pengumuman mengenai keputusan tingkat bunga pada hari Kamis kemungkinan siap untuk membantu.

Membuka ekonomi terlalu cepat bisa membahayakan hidup para pekerja dan serikat buruh menuntut untuk dikonsultasikan apabila mau bekerja lagi. Keir Starmer, pemimpin oposisi meminta dibuat konsensus nasional atas langkah – langkah selanjutnya.

Pasar ingin meningkatkan aktifitas ekonomi, namun sadar akan bahaya gelombang kedua yang bisa menghancurkan keyakinan konsumen dan pebisnis. PMI Jasa Inggris untuk bulan April yang final di upgrade ke 13.4, sekalipun diatas dari angka awal, namun masih merefleksikan kontraksi dan depresi yang dalam.

Dolar AS mendapatkan keuntungan dengan sentimen pasar memburuk lagi. Sebelumnya pengumuman dari negara bagian California mengenai pelonggaran order diam ditempat telah mendorong naik saham-saham dan membebani dolar AS yang “safe-haven”. Ekonomi negara bagian dari Amerika Serikat ini lebih besar daripada seluruh negara Inggris.

Momentum pada grafik 4 jam telah berbalik negatif. Tren “bearish” sekarang memimpin dengan “support” terdekat berada pada 1.2405 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2380 dan kemudian 1.2360.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here