Weekly Market Mover – Soft Commodities – Coffee-Sugar – Cocoa

521

(Vibiznews – Commodity) – Harga soft-commodities pada hari Jumat mixed, karena kenaikan harga kopi Arabika, penurunan harga gula dan kenaikan harga kakao. Bursa London tutup May Day.

Harga kopi Arabika naik pada hari Jumat karena menguatnya kurs real Brazil terhadap dolar.

Harga gula di New York pada hari Jumat turun ke terendah 1 minggu, karena produksi Brazil meningkat, dan permintaan etanol turun.

Harga kakao naik di New York karena melemahnya dolar .

Adapun penggerak pasar soft – commodities pada minggu ini adalah sebagai berikut:

Harga kopi Arabika Juli pada penutupan pasar hari Jumat di ICE New York naik $2.65 (2.43%) menjadi $111.65 dan Bursa London tutup pada hari Jumat libur May Day.

Faktor penggerak pasar Kopi:

  • Produksi kopi dunia di 2019/20 ( Okt – Sep ) turun 1.8% dari tahun lalu menjadi 168.006 juta kantong menurut ICO
  • Konsumsi kopi global naik 0.5% dari tahun lalu menjadi 166.058 juta kantong menurut ICO.
  • Pasar kopi dunia akan menjadi surplus 1.948 juta kantong dari surplus 5.832 juta kantong di 2018/19.
  • Ekspor kopi Brazil di 2019 sebesar 36.2 juta kantong.

Harga gula Juli di ICE New York turun 4 sen (0.39%) menjadi  $ 10.29 dan bursa London pada hari Jumat libur May Day.

Faktor Penggerak Pasar Gula:

  • Produksi gula dunia di 2019/20 ( April / Maret) turun 4.8% dari tahun lalu menjadi 166.7 MMT, setelah naik 0.6% dari tahun lalu mencapai rekor 185.2 MMT di 2018/19 menurut ISO.
  • Pasar gula dunia akan defisit 9.4 MMT defisit terbesar sejak 11 tahun,dari surplus 1.7 MMT di 2018/19 menurut ISO.
  • Produksi gula Brazil, produsen gula terbesar dunia di 2019/20 naik 17.4% dari tahun lalu menjadi 34.1 MMT setelah produksi di 2018/19 turun17.2% dari tahun lalu ke terendah 11 tahun di 31.4 MMT menurut CONAB.
  • Produksi gula India produsen gula ke dua dunia di tahun 2019/20 turun 15% dari tahun lalu menjadi terendah tiga tahun di 28 MT, karena kekeringan dan penundaan musim monsoon menurut India’s National Federation of Cooperative Sugar Factories Ltd.

Harga kakao Juli di ICE New York ditutup naik $19 (0.80%) menjadi  $2,400 per ton, dan di ICE London bursa di tutup libur May Day.

Faktor penggerak pasar kakao :

  • Produksi kakao dunia di 2019/20 ( Okt – Sep) naik 1,7% dari tahun lalu menjadi 4.825 MMT.
  • Produksi kakao bubuk global naik 1.2% dari tahun lalu menjadi 4.861 MMT menurut ICCO.
  • Pasar kakao dunia akan defisit 85,000 MT di 2019/20 dari defisit 107,000 MT di 2018/19.
  • Produksi Ivory Coast di 2019/20 diperkirakan naik 1.2% dari tahun lalu menjadi 2.18 MMT.
  • Produksi Ghana 2019/20 diperkirakan naik 2.3% dari tahun lalu menjadi 850.00 MMT menurut ICCO.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here