Harga Jagung Naik Setelah Laporan WASDE

452

(Vibiznews – Commodity) – Harga jagung naik pada penutupan pasar hari Selasa setelah Laporan WASDE.

Harga jagung Juli di CBOT naik 3.75 sen menjadi $3.2225 per bushel.

USDA menurunkan perkiraan permintaan etanol dari jagung sebesar 100 mbu dari perkiraan Aprik sebesar 4.925 bbu. Laporan mingguan EIA produksi 3.14 bbu sudah digunakan dan laporan terbaru akan dilaporkan hari Kamis.

Laporan WASDE ekspor jagung persediaan lama naik 50 mbu menjadi 1.775 bbu. Persediaan lama naik 6 mbu menjadi 2.098 bbu.

Persediaan jagung 1 Desember di revisi menjadi 11.372 milyar bushel, dengan 7.148 milyar di pertanian.  Survey dari NASS produksi turun 29 juta bushel.

Produksi dari panen yang baru diatas perkiraan sebesar 15.995 bbu, Perkiraan USDA di 2020/21 jagung yang digunakan untuk pembuatan etanol sebesar 5.2 bbu dan ekspor sebesar 2.15 bbu. Persediaan untuk panen baru diperkirakan 3.318 bbu dengan harga tunai sebesar $3.20 per bushel.

USDA memperkirakan produksi jagung dunia sebesar 1.186 MMT untuk tahun ini. Persediaan jagung global 2020/21  diperkirakan 339/62 MMT.

CONAB, Brazil panen kedua diperkirakan 0.4 MMT sehingga total produksi tahun ini sampai sekarang sebesar 102.3 MMT.

Analisa tehnikal untuk jagung dengan support pertama di $3.12 dan berikut ke $3.03 dan resistant pertama $3.22 dan berikut ke $3.27.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here