Harga Minyak Sawit Turun, Karena Persediaan April Meningkat

283

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit  turun pada penutupan hari Selasa mendekati ke terendah 10 bulan, karena persediaan meningkat pada bulan April dan turunnya ekspor karena pandemic covid-19.

Harga minyak sawit Juli di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun 1.3% menjadi 1,994 ringgit ($460.72) per ton, harga terendah sejak akhir Juli tahun lalu.

Persediaan minyak sawit di Malaysia bulan April naik 18.3% dari bulan lalu menjadi 2.05 juta ton, tertinggi sejak Desember, menurut laporan MPOB yang dikeluarkan pada hari Selasa.

Ekspor minyak sawit Malaysia dari tanggal 1-10 Mei naik antara 7.8% – 11.9% dari bulan sebelumnya menurut cargo surveyors.

Harga minyak sawit sempat naik 4% pada sesi sebelumnya karena perkiraan akan ada permintaan baru setelah ada pembebasan dari pembatasan selama pandemic covid-19.

India menangguhkan 39 ijin impor minyak sawit sebesar 452,303 ton  setelah mendapatkan pembebasan bea masuk untuk impor dari negara tetangga Nepal dan Bangladesh, negara yang bukan produsen minyak sawit. Pelarangan ini  memberikan penekanan pada kontrak hanya melakukan impor dari negara Nepal dan Bangladesh

Impor minyak sawit  Uni Eropa di 2019/20 sejak Juli sebesar 4.78 juta ton sampai 10 Mei turun 15% dari tahun lalu.

Indonesia menunda peningkatan penggunaan biodiesel B40, dan tetap menggunakan B30, walaupun harga minyak mentah yang turun membuat pemerintah dapat berpikir ulang.

Harga minyak naik setelah Arab Saudi melakukan komitmen untuk menurunkan produksi pada bulan Juni, membuat persediaan di pasar global menjadi turun , karena selama ini persediaan banyak, akibat permintaan berkurang karena pandemic covid-19. Kenaikan harga minyak mentah membuat permintaan biodiesel sebagai bahan bakar pengganti menjadi meningkat

Harga minyak kedelai di Dalian turun 1.34% sementara harga minyak sawit turun 2.03%. Harga minyak kedelai di CBOT turun 0.91%.

Harga minyak sawit diperkirakan akan berada di range RM2.043 – 2.072 per ton, setelah resistant RM2.014 telah ditembus.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here