Rekomendasi Forex GBP/USD 14 Mei 2020: Tertekan Ditengah Sentimen Pasar Yang Berhati-hati.

1062

(Vibiznews-Forex) GBP/USD diperdagangkan dibawah 1.23 ditengah sentimen pasar yang berhati-hati dan dengan GDP bulanan Inggris turun 5.8% pada bulan Maret, lebih baik daripada yang diperkirakan akan turun 8%. GDP kuartalan turun 2%,  mengatasi dari yang diperkirakan juga. Reaksi pasar mengatakan,”harusnya lebih buruk dari itu.” Inggris memasuki “lockdown” pada tanggal 23 Maret, pada akhir dari periode tiga bulan,  jadi tidak diragukan lagi, kuartal kedua akan menjadi lebih buruk.

Untuk memitigasi kejatuhan ekonomi, salah satu langkah pemerintah Inggris yang berhasil adalah skema cuti – membayar para pekerja yang tinggal di rumah dan memelihara hubungan antara karyawan dan majikan. Menteri keuangan Rishi Sunak bersiap untuk memperpanjang rencana ini sampai bulan Oktober dengan krisis kemungkinan akan berlangsung lebih lama lagi.

Meskipun demikian, hal ini bisa membuat defisit Inggris menjadi membengkak dan rencananya akan ditutupi dengan menaikkan pajak. Apabila langkah ini diumumkan maka akan membebani ekonomi Inggris dan Poundsterling.

Inggris baru mengambil langkah awal menuju kembali ke normal, setelah banyak kebingungan oleh karena pesan-pesan dari PM Boris Johnson. Meskipun demikian statistik Covid-19 Inggris memberikan semangat, menunjukkan penurunan kasus baru bahkan di rumah-rumah perawatan yang terpukul keras.

Di Amerika Serikat, isu pembukaan kembali ekonomi diperhatikan dengan seksama. Dr. Anthony Fauci, salah satu pemimpin medis di dalam gugus tugas coronavirus dari Gedung Putih, telah memberikan peringatan bahwa mengangkat “lockdown” terlalu cepat bisa menyebabkan penderitaan dan kematian yang tidak perlu. Testimoninya ini membebani pasar dan mendorong naik dolar AS yang “safe-haven”.

Hal lain yang menekan adalah pergerakan Senat AS yang akan mengeluarkan undang-undang yang menghukum Cina karena manajemennya terhadap krisis coronavirus. Hubungan diantara kedua negara dengan perekonomian terbesar di dunia menjadi tetap tegang.

Di pihak lain, obat Gilead Remdesivir – yang telah menunjukkan sebagian keberhasilan di dalam menolong pasien coronavirus, akan diproduksi dalam jumlah yang meningkat. Obat-obat lainnya dan vaksin juga ditunggu.

Penggerak pasar lainnya adalah Brexit. Pembicaraan terus berlangsung di Brusel dengan kedua belah pihak tetap menenangkan diri. Fokus pasar sekarang adalah Jerome Powell, Gubernur Federal Reserve yang akan berbicara nantinya.

Penurunannya selanjutnya akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.2200 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2165 dan kemudian 1.2100. Sedangkan kenaikan selanjutnya akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.2310 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2375 dan kemudian 1.2400.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here