Lonjakan Saham Panasonic Angkat Nikkei 19 Mei ke Posisi Tertinggi 2 Bulan

353

(Vibiznews – Indeks) – Pada perdagangan saham bursa Jepang hari Selasa  (19/05/2020) terjadi lonjakan harga saham yang sangat signifikan hingga naik 2 persen lebih. Lonjakan saham tersebut sempat membuat indeks Nikkei naik ke posisi tertinggi dalam 2 bulan lebih. Namun posisi tersebut turun terus hingga penutupan perdagangan oleh profit taking pasar.

Aksi profit taking menggerus keuntungan awal sesi dan indeks Nikkei ditutup hanya dalam penguatan kurang dari 2 persen. Anjloknya kurs yen Jepang terhadap dolar AS menjadi pemicu kuat lonjakan saham yang merespon kuatnya sentimen aset resiko setelah kenaikan signifikan harga saham Wall Street semalam.

Sentimen global diperkuat oleh optimisme  pelonggaran penguncian ekonomi negara-negara besar dan laporan hasil klinis awal yang positif dari uji coba  vaksin coronavirus di Amerika.

Kekuatan saham hingga akhir sesi didapat dari optimisme dibukanya kembali kegiatan ekonomi beberapa provinsi diluar Tokyo,  di tengah laporan kondisi ekonomi Jepang  alami resesi setelah PDB kuartal pertama tahun 2020 kembali kontraksi melanjutkan kuartal sebelumnya.  PDB Jepang  menyusut 0,9% pada kuartal dalam tiga bulan hingga Maret 2020 karena pandemi coronavirus.

Indeks Nikkei ditutup menguat 299,72 poin atau 1,5% menjadi 20,433,45. Untuk indeks Topix naik  1,8 persen atau 26,76 poin  menjadi 1,486,05.  Demikian  indeks Nikkei berjangka bulan Juni 2020 kini sedang bergerak negatif setelah pasar spot ditutup  dengan turun 55 poin atau 0,24% ke posisi 20.615.

Kekuatan indeks Nikkei banyak mendapat support dari penguatan saham-saham eksportir utama seperti saham Mitsubishi, Canon, Sony, Honda Motor, Toyota dan Panasonic dengan kisaran kenaikan 2 hingga 7 persen lebih. Saham Panasonic melonjak hingga 7,66%.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here