Rekomendasi Harga Minyak 19 Mei 2020: Alasan Minyak Naik Terus

472

(Vibiznews-Commodity) Menuju minggu jatuh tempo dari minyak berjangka WTI kontrak bulan Juni di Nymex, pergerakan naik dari harga minyak hanya menunjukkan sedikit kegelisahan dibandingkan dengan penurunan habis-habisan pada waktu jatuh tempo kontrak bulan Mei.

Minyak AS memperpanjang kemenangan selama 4 hari berturut-turut dan bergerak menyentuh ketinggian selama 9 minggu yang baru di $31.24. Harga minyak WTI ini sempat terkoreksi normal turun ke $31, sebelum akhirnya naik lagi ke $32.60, lebih tinggi dari ketinggian 9 minggu sebelumnya.

Momentum “bullish” dari minyak mentah ini terutama disebabkan oleh optimisme di pasar mengenai pemulihan permintaan dari minya, dengan ekonomi global pada melonggarkan restriksinya dan aktifitas sektor bisnis mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Selanjutnya, ekspektasi akan turunnya persediaan minyak global, ditengah pemangkasan produksi minyak dan berkurangnya inventori minyak mentah AS secara mengejutkan, semua ini mendukung sentimen disekitar emas hitam.

Cina melaporkan peningkatan aktifitas “refinery” nya. Selain itu, Oman dan Nigeria juga bergabung dengan Arab Saudi, Kuwait dan Uni Emirat Arab untuk memangkas produksi minyak secara sukarela.

Selain itu International Energy Agency (IEA) mengeluarkan outlook pasar minyak global di dalam laporan pasar minyak bulanannya. Dan dolar AS melemah ditengah membaiknya minat terhadap resiko.

Semua ini menambah dorongan naik terhadap harga minyak mentah.

Kenaikan selanjutnya dari harga minyak mentah WTI akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $32.84 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $33.65 dan kemudian $36.25. Sedangkan penurunannya akan berhadapan dengan “support” terdekat di $30.21 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $29.61 dan kemudian $28.48.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here