Harga Minyak Sawit Turun, Profit Taking Sebelum Libur

437

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit turun pada hari Rabu, trader melakukan profit taking dengan menutup posisinya sebelum libur panjang Idul Fitri,  setelah tiga hari berturut harga minyak sawit naik, sementara itu diperkirakan pada semester kedua produksi akan naik.

Harga minyak sawit Agustus di Bursa Malaysia Derivatives Exchange  turun 1.05% menjadi 2,159 ringgit ($496.26) setelah mencapai harga tertinggi bulan ini pada sesi sebelumnya.

India akan membeli kembali minyak sawit Malaysia setelah 4 bulan berhenti setelah dilakukan pembicaraan diplomatik. Setelah pembicaraan ini diharapkan akan membuat ekspor minyak sawit Malaysia ke India kembali berlangsung sementara Malaysia harus melakukan pengecekan persediaan karena produksi biasanya baru meningkat di semester kedua.

Importir India pada minggu lalu melakukan kontrak untuk membeli 200,000 ton minyak sawit dari Malaysia untuk pengiriman Juni & Juli. Persediaan di pelabuhan India turun karena rendahnya impor selama masa pandemic covid-19. Impor India pada 4 bulan pertama 2020 turun 50% dari tahun lalu pada periode yang sama menjadi sebesar 1.1 juta ton.

Pembelian kembali minyak sawit Malaysia oleh India membuat harga minyak sawit akan naik dari harga terendah 10 bulan pada saat ini.

Penggunaan B20 untuk seluruh Malaysia akan dimulai bulan September setelah ditunda 2 bulan karena pandemic covid-19 membuat kendaraan tidak berjalan dan juga karena harga minyak mentah yang turun.

Ekspor minyak sawit Malaysia dari tanggal 1 – 20 Mei meningkat 11.6% sampai 14.2% dari bulan lalu menurut cargo surveyors.

Harga minyak kedelai di Dalian naik 0.4% dan harga minyak sawit turun 0.04% sedangkan harga minyak kedelai di CBOT turun 0.37%

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here