China Kewalahan Hadapi Covid-19! Target Ekonomi 2020 Ditiadakan

492

(Vibiznews – Economy) –  Setiap negara pasti mempunyai target pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun sebagai arahan pergerakan ekonomi negara tersebut, namun tahun 2020 ini hanya China yang diberitakan tidak menetapkan target pertumbuhan ekonomi. Ini sebagai akibat dampak pandemi covid-19 yang dimulai dari negara tersebut.

Pemerintah Cina mengumumkan tidak menetapkan target pertumbuhan ekonomi (PDB) untuk pertama kalinya pada tahun 2020 di tengah ketidakpastian yang ditimbulkan oleh pandemi virus corona atau Covid-19. Ini adalah pertama kalinya Beijing tidak menetapkan target untuk PDB sejak tahun 1990.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Li Keqiang dalam pertemuan tahunan Kongres Rakyat Nasional di Beijing,  yang mengatakan negara tersebut  akan menghadapi beberapa faktor yang sulit diprediksi dalam perkembangannya karena ketidakpastian besar mengenai pandemi Covid-19 dan lingkungan ekonomi serta  perdagangan dunia.

China mengalami banyak mengalami kesulitan  oleh wabah COVID-19 ini, apalagi setelah pemerintah  memberlakukan penghentian hampir semua aktivitas bisnis non-esensial selama hampir dua bulan.

Pemerintah China hanya menetapkan target untuk inflasi (CPI) sekitar 3,5%, lebih tinggi dibandingkan dengan 3% pada target tahun 2019. Kemudian juga menetapkan target defisit anggaran akan membengkak 3,6% dari PDB. Li Keqiang juga meyakinkan bahwa kebijakan fiskal akan lebih proaktif dan sikap moneter akan lebih fleksibel.

Sebagai informasi, tahun 2019 saja pemerintah China menetapkan target pertumbuhan ekonomi tahun 2020 dalam kisaran 6 sampai 6,5 persen. Dan pada kuartal pertama lalu, PDB China  menyusut 6,8 persen yoy, yang berbanding terbaik dengan kuartal sebelumnya dengan tingkat  pertumbuhan 6 persen. Ini adalah kontraksi PDB pertama sejak pencatatan dimulai pada tahun 1992.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here